Iklan

23 Juli 2026, 04:15 WIB
Last Updated 2026-07-23T11:16:29Z
KesehatanPemerintahanPemprov SulutUtama

Pasien Tak Perlu Rujukan Lagi, RS ODSK Sukses Gelar Operasi Tumor Usus Besar


Jurnal Manado - Komitmen Pemprov Sulut untuk memodernisasi sektor kesehatan lokal kembali membuahkan hasil nyata. Pasalnya, 
Rumah Sakit Tipe B ODSK mencatatkan sejarah baru dengan operasi bedah tumor usus besar (Tumor Colon Transversum). Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kapasitas layanan bedah spesialistik di Sulawesi Utara telah naik kelas.

Langkah maju ini selaras dengan visi Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus yakni menghadirkan layanan medis yang berkualitas, modern, dan tidak membebani masyarakat dengan birokrasi rujukan yang panjang.

Direktur RS ODSK, dr. David Kolibu, menegaskan, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian prosedural melainkan tonggak penguatan layanan bedah komprehensif di daerah.

"Keberhasilan ini merupakan implementasi dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Ini adalah operasi perdana bedah tumor usus besar di RS ODSK sebagai bagian dari penguatan layanan bedah yang mendapat dukungan penuh dari Bapak Gubernur," ujar dr. David.

Pencapaian ini berawal dari penanganan terhadap Tn. H.E. (56). Pasien tersebut selama dua tahun terakhir harus hidup dengan keluhan benjolan pada perutnya. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan klinis yang ketat, pemeriksaan penunjang, serta evaluasi medis menyeluruh di RS ODSK, tim dokter mendiagnosis adanya Tumor Colon Transversum yang membutuhkan tindakan bedah segera.Tim medis mutakhir RS ODSK kemudian mengambil tindakan laparotomi dengan prosedur right hemicolectomy. Prosedur ini melibatkan pengangkatan tumor beserta bagian usus yang terdampak, dilakukan dengan presisi tinggi sesuai standar pembedahan onkologi internasional.

Dipimpin oleh dr. Marven Ayawaila, Sp.B., Subsp.KBD selaku Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), didampingi dr. Jeff Lapian, Sp.B sebagai asisten operator, beserta tim keperawatan terlatih.

Sektor Anestesi, Dikomandoi oleh dr. Barry Kambey, Sp.An-TI bersama tim penata anestesi yang memastikan keselamatan dan stabilitas pasien selama operasi.

Selama ini, kasus-kasus onkologi dan bedah kompleks sering kali memaksa masyarakat Sulawesi Utara untuk mencari rujukan ke luar daerah, seperti ke Makassar atau Jakarta. Hal tersebut tentu memakan biaya logistik dan waktu yang tidak sedikit bagi keluarga pasien.

Dengan keberhasilan operasi perdana ini, RS ODSK membuktikan diri mampu menjadi benteng klinis utama di daerah. Rumah sakit ini kini siap menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan yang mandiri di Sulawesi Utara.

Gubernur sendiri menegaskan akan terus menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan, memperbarui sarana-prasarana, dan memperluas cakupan layanan medis spesialistik. 

Langkah strategis ini diharapkan mampu mewujudkan visi Sulawesi Utara yang maju, sehat, dan sejahtera secara merata.

(postman)