JurnalManado - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi-Utara (Sulut) menggelar rapat dengan PT Bank SulutGo.
Rapat yang dipimpin, Ketua DPRD Sulut dokter Fransiscus Andi Silangen saat membuka skors memberikan kesempatan kepada PT Bank SulutGo untuk memberikan gambaran kondisi Bank tersebut.
Pada penjelasan dari Direktur Utama (Dirut) Refino Pepah menjelaskan kepada Badan Anggaran terkait dengan performance PT Bank SulutGo pada rapat Banggar. la menjelaskan posisi Bank BSG.
Pepah juga, menyentil soal penambahan modal 30.Milliar Rupiah untuk Bank SulutGo disampaikan kepada Banggar Dewan Sulut
Setelah mendangar hal itu, Anggota Banggar juga Anggota Fraksi PDIP Vonny Paat mengusulkan untuk penambahan modal untuk Bank SulutGo 30 Milliar Rupiah dibicarakan ditingkatan fraksi- fraksi dengan penuh kehati-hatian pembahasan penambahan modal ini.
Bukan cuman Vonny Paat, Roy Roring, Loius Scrahamm dan lnggrid JNN Sondakh untuk penambahan modal ke Bank SulutGo dibahas ditingkatan fraksi-fraksi karena melihat kondisi keuangan daerah dengan kondisi efisiensi anggaran.
Sementara itu, Dirut Refino Pepah mengatakan, kami melihat ada perseptif untuk bagimana mengembangkan agar Pemeintah bisa masuk kemasyarakat peran dari legislatif dan eksetukitif.
BSG melihat perseptif makro.
Kami mempunyai persepsi sendiri, tugas kami bagimana BSG bisa berkembang dari waktu kewaktu. Dan, salah satu pendoroang ekonomi daerah pemberi konstribusi pemegang saham dan untuk pegawai.
lni penting penambahan modal, Pemerintah daerah harus mengurus masyarakat. Dua faktor dalam permodalan pertama menyesaikan KUB
secara bertahap harus diselesaikan.
Dia juga menyerahkan kepada legislatif untuk memberikan kajian untuk kemajuan Bank SulutGo.(tino)
