Iklan

9 September 2026, 01:19 WIB
Last Updated 2026-09-09T08:19:34Z
PemerintahanPemprov Sulut

Medan Terjal Jadi Kendala, Pemprov Sulut dan Pemkab Sangihe Terpadu Tangani Karhutla Gunung Awu


Jurnal Manado - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, menginstruksikan penanganan terpadu untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (5/9/2026) tersebut hingga kini masih berlangsung dan menjadi perhatian serius pemerintah.Upaya pemadaman di lapangan menghadapi kendala berat akibat kondisi medan yang terjal, vegetasi yang kering, keterbatasan akses, serta minimnya sumber air. Mengingat sulitnya penanganan melalui jalur darat, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, telah berkoordinasi dengan Pemprov Sulut untuk mengharapkan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa opsi pemadaman dari udara menggunakan water bombing.Gubernur Yulius menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Ia memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan terkoordinasi guna memantau titik api agar tidak meluas ke area perkebunan maupun permukiman warga. Guna mengantisipasi risiko keselamatan, jalur pendakian Gunung Awu kini resmi ditutup sementara.Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Sulut, Jemmy Ringkuangan, menambahkan bahwa operasional penanganan di lapangan menerapkan sistem satu data, satu komando, dan satu gerak. Operasi ini melibatkan sinergi dari Pemprov Sulut, Pemkab Sangihe, BPBD, TNI-Polri, unsur kehutanan, hingga petugas pemadam kebakaran. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api baru.

(*)