Iklan

7 Oktober 2026, 03:35 WIB
Last Updated 2026-10-07T10:35:25Z
Mitra

Gelar Kegiatan FGD I RDTR dan KP KLHS Wilayah Perencanaan Kecamatan Ratahan dan Ratahan Timur, Kadis Rommy Ole : Penyusunan Ini Penting Dalam Mewujudkan Tata Ruang Yang Memberikan Kepastian


Jurnal,Mitra - Bupati Minahasa Tenggara ((Mitra) Ronald Kandoli yang diwakili Kadis PUPR Rommy Ole membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan KLHS Wilayah Perencanaan Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Ratahan Timur, Rabu 7/10/26 di Soekarno legislatif hall Kantor DPRD.


Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mitra Rommy menyampaikan apresiasi kepada kepada Tim dari Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Kementerian/Lembaga/ Badan Lainnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Tim Konsultan, Tokoh Masyarakat serta seluruh peserta yang telah berkenan hadir secara luring maupun daring dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini. "Atas nama Bupati Ronald Kandoli dan Wabup Fredy Tuda, saya sampaikan selamat datang dan mengikuti kegiatan ini. Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata ruang yang memberikan kepastian, mengarahkan pemanfaatan ruang secara tertib, serta menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan, ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, penyusunan RDTR Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Ratahan Timur memiliki arti strategis. Dokumen ini diharapkan dapat menjadi instrumen untuk memberikan arah yang jelas terhadap perkembangan wilayah, pemanfaatan ruang, pembangunan infrastruktur, investasi, pelayanan masyarakat, sekaligus memberikan perlindungan terhadap kawasan yang memiliki nilai strategis dan lingkungan," ungkapnya.


"Melalui kegiatan FGD ini, kita ingin memastikan bahwa proses penyusunan RDTR dan KLHS dilakukan secara terintegrasi, partisipatif, berbasis data, dan memperhatikan kondisi serta kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. kita perlu memastikan bahwa rencana yang disusun mampu mengakomodasi potensi wilayah, kebutuhan masyarakat, pengembangan permukiman, pertanian, perikanan, infrastruktur, kegiatan ekonomi, kawasan lindung, mitigasi bencana, serta kelestarian lingkungan hidup, dengan tetap memperhatikan kesesuaian dengan RTRW dan kebijakan pembangunan daerah," terang Kadis Rommy.


Karena itu, kami mengharapkan masukan dari seluruh peserta, baik dari pemerintah, dunia usaha, lembaga terkait, maupun para pemangku kepentingan lainnya, sehingga berbagai potensi, permasalahan, kebutuhan pembangunan, serta isu lingkungan di Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Ratahan Timur dapat teridentifikasi secara komprehensif, sehingga dapat memperkuat kualitas perencanaan tata ruang Kabupaten Minahasa Tenggara dan menghasilkan dokumen RDTR yang berkualitas, implementatif, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan masyarakat. "Pemkab Mitra menyatakan komitmen penuh untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh tahapan penyusunan RDTR dan KLHS ini, termasuk koordinasi lintas perangkat daerah, penyediaan data dan informasi, serta penguatan partisipasi para pemangku kepentingan. Kepada seluruh peserta, saya mengajak untuk mengikuti FGD ini secara aktif dan konstruktif. Mari kita manfaatkan forum ini untuk menyatukan data, pemikiran, dan kepentingan dalam satu arah pembangunan ruang yang terencana," ujar Kadis PUPR Rommy Ole.


Diketahui Pemkab Mitra pada tahun 2025 telah mengusulkan Permohonan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk 12 (dua belas) Wilayah Perencanaan yang terdiri dari 12 (dua belas) Kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara, dan Puji Tuhan saat ini Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara sudah mendapat Bantuan Teknis RDTR untuk 4 (empat) Wilayah Perencanaan yang kegiatan penyusunannya sudah sementara dilaksanakan yaitu RDTR kecamatan Belang dan RDTR Kecamatan Silian dengan pendanaan dari Bank Dunia melalui ILASPP dan RDTR Kecamatan Ratahan dan RDTR Kecamatan Ratahan Timur dengan Angaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian ATR/BPN.


Untuk itu Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Mitra menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang, Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk memperoleh Bantuan Teknis penyusunan dokumen RDTR dan diharapkan masih akan ada Bantuan teknis untuk wilayah perencanaan lainnya di Kabupaten Minahasa Tenggara. 


Kegiatan dihadiri Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Bapak Ir. Sufrijadi, M.A., Pejabat Fungsional Penata Ruang Ahli Utama, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sulawesi Utara dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mitra beserta jajaran, Para pejabat dan tim Supervisi Subdirektorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Tim Konsultan PT. Reka Spasia Indonesia KSO PT. Plano Engineering Consultant KSO PT. Geo Inti Spasial;

Para pimpinan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, unsur lembaga dan badan lainnya, Para pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Mitra, Camat Ratahan dan Ratahan Timur, para lurah dan para Hukum Tua Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Ratahan Timur, serta seluruh peserta yang hadir secara luring maupun daring.(hak)