Iklan

1 Oktober 2026, 12:55 WIB
Last Updated 2026-10-01T19:55:21Z
EkonomiPemerintahanPemprov SulutUtama

Pemprov Sulut dan Pusat Kebut Program Rumah Layak Huni, Kuota Bedah Rumah Melonjak 1.346 Persen


Jurnal Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bersama pemerintah pusat mempercepat pelaksanaan berbagai program perumahan dan permukiman sepanjang tahun 2026. 

Salah satu program yang menjadi fokus utama adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah, di mana kuota Provinsi Sulut melonjak tajam menjadi 10.800 unit, meningkat sekitar 1.346 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya 747 unit.

Perkembangan masif ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan di Wisma Negara Bumi Beringin, Rabu (30/9/2026). 

Selain Bedah Rumah, rapat tersebut juga mengevaluasi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), penanganan kawasan kumuh, peningkatan sanitasi, Kredit Program Perumahan (KPP), hingga pembangunan rumah susun (Rusun).


Gubernur Sulut Yulius Selvanus, menegaskan agar lonjakan kuota ini dibarengi dengan koordinasi yang kuat antarinstansi. "Keberhasilan program tidak cukup diukur dari besarnya target maupun anggaran, tetapi dari sejauh mana manfaatnya benar-benar diterima masyarakat," ujar Yulius.
Berdasarkan data terkini, dari target 10.800 unit Bedah Rumah, sebanyak 4.533 unit sudah masuk tahap progres dan 224 unit telah selesai 100 persen. Realisasi anggaran sementara tercatat sebesar Rp95,28 miliar, atau sekitar 41,83 persen dari total pagu anggaran Rp227,81 miliar.
Di sisi lain, intervensi penanganan kawasan kumuh dan sanitasi juga diarahkan ke Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dengan cakupan area 18,09 hektare dan pagu anggaran Rp6,2 miliar. Plt Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Rini Dyah Mawarty, menjelaskan bahwa pekerjaan fisik di lokasi tersebut belum dimulai karena proses pengadaan barang dan jasa sempat mendapat sanggahan lelang. Kendati demikian, kontrak konstruksi ditargetkan dapat berjalan pada 7 Oktober 2026.
Untuk program sanitasi di Bolaang Uki, ditargetkan pembangunan 200 unit sanitasi yang kini progresnya mencapai 24,52 persen. Pembangunan ini mencakup 81 unit sanitasi awal yang tersebar di Desa Sondana (48 unit), Desa Tolondadu (26 unit), dan Desa Tabilaa (7 unit).
Sementara itu, untuk sektor pembiayaan perumahan subsidi (FLPP), Sulut mendapat alokasi 14.854 unit pada tahun 2026 dengan realisasi sementara mencapai 1.757 unit. Penyaluran KUR Perumahan dan Rumah Subsidi juga telah menyerap anggaran Rp239,735 miliar bagi 791 debitur. Pemerintah juga tengah memulai pembangunan satu tower Rumah Susun MBR Manado berisi 44 unit hunian yang saat ini progres fisiknya berada di angka 0,54 persen.
Meski berjalan agresif, pelaksanaan program di lapangan masih menghadapi tantangan nyata, seperti kelangkaan BBM jenis solar yang menghambat distribusi material bangunan, serta keterbatasan tenaga kerja terampil di wilayah kepulauan. Guna mendukung kelancaran program, Bank BPD Sulutgo turut berkontribusi menyalurkan dana bantuan Bedah Rumah untuk 1.000 unit, dan berpotensi bertambah hingga 2.000 unit di wilayah Minahasa, Minahasa Selatan, dan Kepulauan Sitaro.


(*)