Header Ads

Felly : Silahkan Angkot Konvensional dan Online Perang Service

Jurnal, Manado-Kehadiran transportasi Angkot online seperti GoJek dan GoCar membawa dampak positif bagi warga Manado. Pasalnya hanya dengan memanfaatkan aplikasi yang ada dalam ponsel pintar atau andorid para pengguna sudah biasa menikmati pelayanan dan lebih dari itu harga yang ditawakanpun jauh dibawah harga transportasi konvensional lainnya seperti angkutan dalam kota "Mikro" misalnya. Namun disisi lain GoJek dan GoCar menjadi ancaman untuk transportasi konvensional dimana para supir angkutan umum ini menuding bahwa mereka (GoJek/GoCar-red) menyebabkan omset harian mereka menurun drastis.
Hal ini diungkapkan oleh Kalo Moleong ketua Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) saat hearing bersama komisi 1 dan komisi 3 DPRD Sulut kemarin, Senin (28/3).
Menanggapi hal tersebut, Felly Estelita Runtuwene salah satu Legislator di DPRD Sulut dan terdaftar sebagai anggota Komisi III bidang Infrastruktur pun angkat bicara. Menurut Ketua Fraksi Restorasi untuk Keadilan (FRK) di gedung cengkih, ini adalah persoalan "perang" secara service kepada penumpang. "Masyarakat yang memilih mau pake apa," ujar Runtuwene di hearing.
Dikatakan pula, kebersihan angkutan umum wajib diperhatikan. Disamping itu, Legislator cantik dua periode di Deprov ini memaparkan, adanya taksi-taksi bukan plat kuning tipe avanza dan sebagainya, berlokasi di bandara Sam Ratulangi yang memainkan tarif. "Bagaimana kalo tamu asing? harganya bisa dimainkan. Kita harus lindungi," ucap dia seraya menambahkan agar segera mencari dimana letak benang kusut terkait masalah taksi gelap.
Dirinya pun mengingatkan kepada organda, terkait transportasi berbasis online per 1 April 2017 menurut dinas perhubungan akan ada aturan yang ditetapkan. "Jadi, kalau dari pihak organda meminta ada keputusan-keputusan sulit untuk dilakukan. Sekarang cuma mau bilang, perang secara service saja, masyarakat yang memilih ini, ada ditangan masyarakat dan kita tak mampu," tegas dia.
Legislator dari Partai Nasdem ini juga menegaskan, agar pihak organda secepatnya lakukan pembenahan. "Apalagi ini didukung oleh aturan yang ada," tandas dia.(Bin)

No comments

Powered by Blogger.