Header Ads

Manado Fiesta 2018

Selain Perwako 53, Parkir Kendaraan Jadi Sorotan Dishub Manado

Wawali Didampingi Kadishub Kota Manado dan Lantas Saat Penertiban
Jurnal,Manado-Pemerintah Kota Manado, melalui Dinas Perhubungan Kota Manado, akhirnya harus mengambil langkah tegas untuk menegakan Perwako 53/2013 tentang tertiba lalulintas. Alhasil, Tim Gabungan Dishub, Polres dan POM TNI AD diturunkan oleh melaksanakan Operasi Penertiban Lalu Lintas (Lalin) di Wilayah Kota Manado, Jumat (29/9/2017) pagi hingga sore hari.
Dimulai dengan Apel bersama Tim Gabungan di lokasi tempat berkumpul, kawasan depan Lion Hotel, kemudian Tim Gabungan mulai bergerak melakukan penertiban.
 
Operasi Gabungan Penertiban Surat - surat Kendaraan Bermotor
Target penindakan Tim Gabungan tersebut adalah penegakan Perwako No 53 Tahun 2013 tentang pembatasan jam operasional di pusat Kota Manado untuk kendaraan bertonase 3,5 ton keatas, Penertiban parkir sepanjang jalan Boulevard dan kondisi kendaraan laik jalan.

Dishub Saat Memeriksa Surat Kendaraan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, M.Sofyan AP MSi kepada disela sela pelaksanaan operasi penertiban tersebut mengatakan, operasi penertiban ini dilaksanakan untuk menciptakan kenyamanan pengguna jalan dan angkutan, penegakan aturan dan tentu saja menjawab keluhan masyarakat pengguna jalan.“Dishub bekerjasama dengan Polresta Manado dan POM TNI AD dalam mengadakan kegiatan operasi penertiban lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan warga Manado akan banyaknya angkutan bertonase diatas 3,5 ton yang masuk pusat kota di jam jam sibuk hingga menambah kemacetan,” jelas Sofyan.
Disamping itu penertiban akan parkir kendaraan secara sembarangan disepanjang jalan Boulevard juga menjadi perhatian kami.“Intinya, operasi penertiban ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang ditimbulkan oleh oknum oknum sopir yang tak mentaati aturan sehingga memperparah kemacetan di Kota Manado, dan tentu saja operasi penertiban ini akan dilakukan secara kontinue,”ingatnya.(lipsus)

No comments

Powered by Blogger.