Iklan

February 22, 2014, 06:41 WIB
Last Updated 2014-02-22T14:41:05Z
Pendidikan

Tanda kasih Universitas Bunda Mulya untuk para siswa korban banjir di Manado

Kegiatan Parents Gathering
Jurnal,Manado- Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang kota Manado dan beberapa daerah di Sulawesi Utara 15 Januari lalu, telah mengakibatkan 19 jiwa tewas dan ada sekitar 87 gedung sekolah yang rusak dan fasilitasnya tidak bisa digunakan sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Kejadian ini membuat salah satu Universitas di Jakarta yakni Universitas Bunda Mulia (UBM) dan Yayasan Pendidikan Bunda Mulia (YPBM) merasa prihatin dan tergerak untuk memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor berupa hasil dari penggalangan dana yang dilakukan oleh para mahasiswa UBM serta YPBM yang banyak

berasal dari Manado dan menamakan dirinya Biemers Kawanua. 
Berbeda dengan bantuan yang biasa diberikan selama ini kepada korban banjir dan tanah longsor, UBM dan YPBM memberikan bantuan berupa beasiswa kepada siswa siswi yang terpilih. Adapun sekolah-sekolah yang dipilih untuk diberikan beasiswa kepada siswa siswinya adalah SMU Negeri 1 Manado, SMA Rexmundi dan SMA Eben Haezar.  
Simbolisasi pemberian hasil penggalangan dana serta beasiswa ini langsung diserahkan oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan UBM - Danny Johannes S.E.,MBA bersama Max5 (Boyband Indonesia) yang merupakan mahasiswa program Studi Ilmu Komunikasi UBM. Penyerahan secara simbolik ini dilaksanakan pada 21 Februari 2014 di ketiga sekolah terpilih.
Staff Humas Media UBM - Ita Mustika menjelaskan, beasiswa yang diberikan berupa beasiswa 100%, beasiswa 75% dan beasiswa 50%. "Kami berharap hal ini dapat memotivasi para penerima beasiswa untuk terus maju dan belajar pasca banjir yang telah melanda wilayah Manado", demikian menurut Ita. Acara tersebut diakhiri dengan pelaksanaan Parents Gathering bertempat di Hotel Arya Dhuta Lt.6 tadi malam.(Luq)