Iklan

January 29, 2015, 06:09 WIB
Last Updated 2015-05-21T13:47:08Z
Manado

Berantas Demam Berdarah, Walikota Canangkan Hari Anti DBD

Jurnal,Manado- Belakangan ini kasus demam berdarah dengue (DBD) terus menghantui keselamatan jiwa warga Sulut, tak terkecuali Manado. 

Dilaporkan 3 nyawa melayang akibat penyakit yang bersumber dari gigitan nyamuk jenis Aedes Aegypti membuat Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan kepada jajaran Pemkot Manado mencegah menyebaran virus DBD ini.

Bahkan malam ini (Kamis 29/01/2015), GSVL di sela-sela pembukaan Gebyar Pesta Adat Tulude Warga Nusa Utara yang dipusatkan di Taman Berkat, Boulevard, GSVL sapaan akrab Wali Kota langsung mencanangkan Hari Anti DBD untuk Kota Manado.

“Saya baca di Koran tadi saat turun dari pesawat dari Jakarta, di Jawa Timur malah sudah dikategorikan KLB (Kejadian Luar Biasa). Untuk kota Manado baru menjurus kesana. Sudah ada 3 yang meninggal tapi saya tidak tahu apakah itu warga Manado atau bukan.’’ jelas GSVL.


Inisiatif GSVL mencanangkan Hari Anti DBD tanggal 29 Januari ini ada beberapa alasan. Setelah dikaji hingga memasuki lima tahun ini, menurut GSVL, wabah DBD ini seakan menjadi siklus setiap tahun di bulan Desember hingga Januari. 

“Jadi seoalah sudah menjadi tren setiap tahun. Untuk itu mulai hari ini ayoo kita canangkan Hari Anti DBD,’’ pungkasnya.(*/luq)