
Jurnal,Manado- Wakil Walikota Manado
Dr Harley Mangindaan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Badan
Meteorologi Klimantologi dan Geofisika
(BMKG) Sulut sehubungan dengan kondisi cuaca di wilayah kota Manado.
BMKG pun langsung merespon dengan
memberikan himbauan agar nelayan, kapal pariwisata serta kapal penumpang yang
akan bertolak ke daerah kepulauan Manado hingga ke Sangihe Talaud untuk waspada
gelombang tinggi.
“Peringatan dini BMKG akan
gelombang laut 2.0-3.0 meter berpeluang terjadi di perairan Sulawesi dan
perairan kepulauan Sangihe Talaud. Untuk itu saya berharap untuk kapal dan
perahu kecil waspada tinggi gelombang di perairan tersebut. Jangan paksakan
melaut,” harap Bang Ai sapaan akrab Wawali Manado ini, Selasa (06/01/2014).
Kepada pihak Dishub Manado pun
dimintakan agar bisa memberikan himbauan langsung ke pelaku usaha pariwisata di
kepulauan dan termasuk kapal penumpang antar pulau wilayah Manado. “Agar bisa utamakan keselamatan
sehingga tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan,” terang Wawali Ai.
Prakirawan BMKG Sulut, Nurhadi
yang dikonfirmasi membeberkan, kalau kecepatan angin permukaan 10-20km/jam dari
arah Barat hingga Utara. Sedangkan intensitas curah hujan pada Selasa hingga
Rabu, wilayah Sulut masih akan hujan.
Mulai kota Manado, Airmadidi,
Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Tondano, Amurang, Ratahan, Lolak, Boroko,
Molibagu, Tutuyan, Melonguane, Tahuna dan Ondong. “Hujan merata terjadi di wilayah Sulut, untuk
itu meski dari perkiraan hujan ringan tapi tidak menutup kemungkinan akan
menjadi lebat. Daerah potensi banjir dan tanah longsor juga harus waspada,”
tandasnya. (**/luq)