Iklan

18 Februari 2020, 05:00 WIB
Last Updated 2021-01-21T12:53:55Z
Mitra

Sensus Penduduk Online, Sumendap :Mari kita dukung program BPS Tahun 2020

Jurnal,Mitra- Badan Pusat Statistik (BPS) Minahasa Selatan (Minsel) Ketika Menghadiri Kegiatan Rapat Kerja Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggar (Mitra) selasa 18/02/2020 di sport hall kantor Bupati mensosialisasikan mulai melakukan sensus penduduk berbasis online dan diharapkan adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) untuk mensukseskan program tersebut.

Pasalnya, ini memang salah satu program nasional yang diberikan pihak pemerintah pusat untuk diterapkan SP Online disetiap daerah lewat instansi BPS.

Kepala BPS Minsel Ferdinand D Terok mengatakan, hal ini merupakan program baru dari BPS pada 2020 ini.
"Ini merupakan program nasional, terkait sensus penduduk yang dilakukan secara online. Hal ini dinilai sebagai salah satu langkah pemerintah untuk membantu pihak BPS dalam melakukan sensus penduduk," ujar Terok.

Kesempatan itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Mitra oleh Wakil Bupati (Wabup) Jesaja J O Legi mengatakan, dengan adanya sensus penduduk berbasis online yang mulai bakal dilakukan. Para pejabat harus bisa menyampaikan hal ini kepada masyarakat masing-masing.

"Nanti bisa disosialisasikan kepada masyarakat. Karena Bupati James Sumendap sangat mendukung program nasional ini," tukas Legi.

Dikatakan Legi, saat pandataan tim sensus kepada masyarakat, harus menerima untuk diambil data yang ada.
"Sensus ini sangat penting, karena informasi yang diberikan masyarakat bakal berpengaruh pada perkembangan pembangunan daerah khususnya Minahasa Tenggara," tegas Legi.

Diketahui, SP Online sudah sementara dilakukan dari tanggal (15/2) sampai (31/3). Kemudian dilanjutkan dengan sensus berbasis wawancara (1-31/7) mendatang.

"Sensus wawancara nanti dilakukan pada bulan Juli nanti. Diharapkan agar kerjasama masyarakat nyata dalam membantu pemerintah untuk pengembangan daerah," tukas Wabup.

Bupati James Sumendap juga mendukung program tersebut, dalam rekaman pendek JS mengatakan, "Mari kita dukung program BPS Tahun 2020, terkait sensus online. Untuk Minahasa Tenggara lebih maju lagi".

Lanjut, salah satu penjelasan, yakni pihak BPS saat ini menggunakan sistem the facto. Dan untuk wilayah mitra yang tidak bisa diakses, seperti adanya keterbatasan fasilitas saat menggunakan sensus sistem online, nanti bakal dirangkul dalam bentuk wawancara oleh tim sensus yang nantinya bakal turun.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) David Lalandos mengatakan, pihaknya siap membantu pihak BPS untuk mencapai standart target yang diberikan dalam sensus penduduk yakni 30 persen.

"Untuk itu, dengan program nasional ini, diharapkan masyarakat bisa membantu mensukseskan program pemerintah pusat pada 2020 ini.
Nantinya bakal ada reward bagi perespon tercepat terkait program BPS kali ini," ujar Lalandos.

 Lalandos menekankan lagi, apabila yang belum sempat diisi data secara online nanti bakal dilakukan pendataan manual oleh tim BPS yang nantinya bakal mengunjungi masyarakat jelas Sekda. (hak)