Header Ads

Bantuan bagi yang terdampak akibat covid - 19

Jurnal Manado - Kebijakan  Pemerintah Provinsi terkait bantuan sosial kepada masyarakat  terdampak,  diakui belum sepenuhnya terealisasi,  seperti yang marak dipertanyakan oleh nitizen, pembagian kebutuhan dasar, masker yang di janjikan, dan ada beberapa opini masyarakat yang tidak dapat dipenuhi antara lain desakan penutupan bandara.

Pemerintah provinsi  tentu apresiasi atas kepedulian  nitizen yang melebur bersama, memantau perkembangan termasuk mengawal bantuan sosial kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak, tapi dibalik itu juga Pemprov berharap agar tidak berasumsi lebih jauh.

Karena sebetulnya setiap langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi termasuk kinerja Gugus tugas ,setiap hari nya ter update dan di sosialisasikan  lewat media.

Perlu di pahami  ketika ada  beberapa desakan permintaan dari berbagai pihak ataupun ada opini masyarakat yang tidak dapat dipenuhi seutuhnya itu karena bukan kewenangan Pemerintah provinsi , atau bisa saja  ada berbagai pertimbangan sehingga tidak dapat berlakukan sesuai kemauan masyarakat, di mengerti karena  pasti di balik itu semua Pemerintah melakukannya  demi kebaikan dan kepentingan kita semua.

Pengelolaan realokasi anggaran  bagi warga yang terdampak di kab/kota  kewenangannya ada pada Pemkab/pemkot termasuk pengaturan kebutuhan bagi yang terdampak. 
yang pasti tetap terpantau dan koordinasi, sinergitas  berjalan.

Terkait belum terealisasi nya bantuan sosial yang ditujukan kepada  organisasi/lembaga  keagamaan memang benar adanya, karena di dalam surat - edaran Gubernur sangat jelas tertera bahwa untuk pemasukan data di beri waktu s/d 20 april.

Sengaja diberi tenggang waktu, dengan maksud  agar pimpinan  keagamaan masing-masing dapat mendata  penerima bantuan dengan baik,  benar-benar akurat dan tepat sasaran.
agar pembagian selanjutnya dapat tersampaikan secara tertib dan  utuh kepada yang berhak menerima.
Untuk teknis nya diatur oleh Dinas Sosial Daerah Provinsi.

Pembagian  Masker yang sebelumnya sudah dibagi oleh instansi tehnis di beberapa tempat berbeda, yang hingga saat ini  belum dapat dipenuhi secara menyeluruh,  sangatlah beralasan, karena  masker dipasaran kehabisan stock, sehingga oleh Pemerintah Provinsi  telah  bekerjasama dengan pelaku UKM  yang  sementara disediakan. 

Jadi tidak benar kalau Pemprov mengabaikan janji nya , dan yang benar masker dalam waktu dekat segera di bagikan sesuai peruntukannya.
Penanganan ada di biro umum dan instansi terkait lainnya

Gubernur sulawesi utara Olly  Dondokambey dan wakil gubernur Steven Kandouw sangat mengharapkan kepada masyarakat dan semua pihak agar dimasa sulit ini, kita bekerjasama, bersatu padu,  siap dan tanggap dalam  memutus mata rantai covid-19
sambil menengadah keatas, memohon Doa dan menunduk kebawah melihat kaum yang lemah.



 Diingatkan selalu untuk
Jaga jarak
Jaga kesehatan
Cuci tangan dengan sabun
Pakai masker ketika diluar rumah

Ivonne R.J Kawatu


Diberdayakan oleh Blogger.