Header Ads

Sempat Tertahan. Pasien Positif Covid - 19 Meninggal dan Dimakamkan di Desa Wusa, Minut

Jurnal Manado – Pasien yang positif corona asal minahasa utara akhirnya meninggal dunia pada Jumat (10/04/2020) pagi tadi.

Jenazah kemudian dibawa ke minut dari Rumah Sakit Prof. Kandouw pada pukul 09:00 WITA sesuai standart prosedur pengurusan jenazah covid - 29 yang dikawal oleh kepolisian.

Sayangnya, tiba di komplek pekuburan Desa Wusa, Talawaan, jenazah sempat tertahan karena petugas tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)

Mobil ambulance kemudian menuju ke komplek pekuburan di Desa Wusa, Talawaan tempat berasal almarhumah.

Tiba di lokasi pekuburan, peti jenazah sempat tertahan lebih dari dua jam di depan liang lahat, karena hanya sopir saja yang menggunakan alat pelindung diri (APD). Dan Awalnya tidak terlihat sama sekali petugas kesehatan baik dari Dinas Kesehatan Minut maupun dari Puskesmas setempat.

Tidak ada satu pun warga yang ada di lokasi yang berani mendekati mobil ambulance.

Setelah beberapa saat, wartawan yang ada di lokasi berinisiatif menghubungi Satgas Covid-19 Sulut memberitahu kondisi tersebut.

Sejam kemudian Sekretaris Satgas Covid-19 Sulut dr. Steaven Dandel tiba di lokasi membawa beberapa APD.

Akhirnya dua orang warga setempat, satu anak almarhumah dan satu anggota polisi (Kanit Reskrim Polsek Dimembe) bersedia ikut membantu proses pemakaman, dengan menggunakan APD lengkap.

“Tadi terjadi miskomunikasi. Semestinya petugas kesehatan setempat harus ada di lokasi untuk mendampingi. Pemakaman bisa dilakukan oleh pihak lain dengan APD lengkap, tapi harus didampingi,” kata Dandel.

Dengan petugas APD lengkap, akhirnya jenazah dikebumikan.(*/rival)

Diberdayakan oleh Blogger.