Header Ads

Siapkan Enam Ruangan Isolasi, Langi : Warga Tetap Ikuti Anjuran Pemerintah

Jurnal,Mitra - -Dalam rangka menunjang pencegahan dan penyebaran Virus Corona (COVID-19), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ratatotok telah menyiapkan enam ruangan isolasi.
Dikatakan Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Ratatotok dr.Femy Langi, hingga saat ini ruangan tersebut belum digunakan karena hanya ditemukan kriteria ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak delapan orang yang kemudian melakukan karantina mandiri.
“Kita punya ruangan isolasi, namun bukan rumah singgah. Kita mempunyai sekira 4 tempat tidur untuk rawat nginap dan UGD ada dua tempat tidur. Namun hingga saat ini belum digunakan karena delapan ODP yang ada hanya melakukan karantina mandiri sesuai protokol COVID-19,” ujarnya, Selasa (21/4).
Selanjutnya terkait delapan orang ODP tersebut kemudian dikoordinasikan dengan dinas kesehatan dan puskesmas.
“Mereka ditangani oleh Puskesmas karena persoalan di luar rumah sakit bukan menjadi tanggung jawab Rumah Sakit,” katanya.
Sementara dirinya menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya telah menerima sekira 70-an Rapid Test yang berfungsi untuk memeriksa reaksi tubuh.
“Sementara untuk APD (Alat Pelindung Diri), jika diperhitungkan untuk satu pasien maka diperlukan sekira enam petugas dan dikali tiga shift maka perhari kurang lebih dibutuhkan 18 APD. Kalau diperhitungkan dengan stock APD kita maka bisa untuk penanganan kasus diatas 10 hari,” tukasnya.
Dijelaskannya, apapun fasilitas yang ada, baik alat, SDM, dan sistem, pada saat situasi darurat karena pandemi walau fasilitas minim, mau tidak mau ketika ada pasien harus dirawat karena ini berbicara Rumah Sakit.
“Jadi tetap harus dilayani. Harus ada SPO (Standard Procedure Operasional) di dalam dan harus ada tim. Ini memang harus dibangun tiba-tiba. Tentu tetap ada kriteria dalam kita merawat pasien, mana yang harus ditahan dan mana harus dirujuk ke tipe A,” tuturnya.
Lanjut pihaknya berharap agar masyarakat tetap mengupayakan tindakan pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
“Selalu kedepankan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan Physical Distancing sehingga tidak rentan terkena penyakit dan Rumah Sakit di Mitra tidak ada pasien COVID-19 yang masuk,” tutupnya. (hak)
Diberdayakan oleh Blogger.