Iklan

4 Mei 2020, 18:14 WIB
Last Updated 2020-05-05T01:14:58Z
Pendidikan

Melinda Mamesah:Dikda Sulut Peduli Pelajar dan Tenaga Medis di Saat Pandemi Covid 19

JurnalManado - Panitia pelaksanaan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), telah memberikan bantuan bagi siswa/siswa, SLB sederajat dan tenaga medis disaat  terdampak pandemi virus corona atau covid 19.

Pemberian bantuan kepada sekolah ditingkat SMU/SMK dan Sekolah luar biasa (SLB)  sederajat serta tenaga medis dalam ini pihak rumah sakit.

Penyerahannya sudah dilakukan dan  diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Daerah (Dikda) dokter Grace Punuh M.Kes

Hal ini disampaikan Ketua Panitia pelaksana Hardiknas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Melinda Grace Mareyke Sendrah Mamesah, kepada wartawan diruang kerjanya Senin (4/4/2020).

Menurut Mamesah dalam pemberian bantuan di setiap sekolah di ambil 5 siswa di tingkat SMU/SMK, SLB dan sekolah sederajat.

Penyerahan bantuan tersebut, atas arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam hal ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE  Kandouw bersama Sekpov Edwin Silangen SE MSi, pemberian bantuan kepada siswa/siswa terdampak virus corona harus diberikan. Disamping itu, pemberian juga diberikan kepada sejumlah tenaga medis dalam hal ini rumah sakit.

Masing-masing sekolah hanya 5 siswa yang mendapat bantuan tersebut.

"Kami Panitia pelaksana Hardiknas telah memberikan bantuan kepada sisis/Siswi yang terdampak covid 19 baik SMU/SMK dan SLB.

Setiap sekolah mendapat bantuan 5 siswa. Pemberian ini atas pentunjuk dan arahan bapak gubernur Sulut,Wagub dan Sekprov,"Jelas Mamesah kepada Sejumlah wartawan di ruang kerjanya Senin (4/4/2020) kemarin.

Mamesah sembari menambahkan, penyerahan kepada setiap sekolah 5 siswa/siswi sudah diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) dokter Grace Punuh M.Kes.

Total bantuan yang diserahkan di semua sekolah baik SMU/SMK dan SLB diserahkan setiap sekolah mendapat jatah 5 siswa totalnya 442 siswa.

Disamping pemberian bantuan kepihak sekolah, Dikda Sulut juga telah memberikan bantuan kepada tenaga medis dalam hal ini pihak rumah sakit,"kunci Kepala Bidang (Kabid) guru dan tenaga pendidikan (GTP) Dikda Sulut. (tino)