Header Ads

Terkait Terus Bertambahnya Pasien Corona. Berty Kapojos: Tindaki Masyarakat Tak Ikuti Anjuran Pemerintah.

JurnalManado - Legislator Sulawesi Utara (Sulut) Berty Kapojos S.Sos turut prihatin dengan kondisi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan pandemi covid 19 yang terus bertambah hingga 71 pasien positif corona.

Ketua Komisi lll ini menilai, sering bertambahnya pasien positif corona atau covid 19 ini perlu adanya kesadaran masyarakat dalam mengikuti anjuran Pemerintah Daerah (Pemda) terkait dengan memutuskan mata rantai, melalui pake masker, rajin cuci tangan termasuk jaga kebersihan dan hindari kerumunan dan tinggal dirumah bekerja dan beribadah dari rumah.

 Point point penting tersebut, harus ditaati oleh masyarakat supaya mata rantai dari virus corona putus.

Oleh sebab itu, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara (Minut) periode 2014/2019 itu berharap masyarakat harus mempunyai kesadaran yang tinggi, sehingga virus corona bisa berlalu.

Disamping itu, legislator Sulut daerah pemilihan (dapil) Minut-Bitung itu berharap peran serta polisi pamong praja (Pol-PP) dan aparat Desa hingga kepada Kepala Lingkungan (pala) untuk bisa berperan aktif dalam memutuskan mata rantai virus corona, dengan melakukan pendekatan sekaligus teguran kepada warga yang tidak mengikuti anjuran Pemerintah.

"Sebagai wakil rakyat, Kapojos berharap dalam memutuskan mata rantai virus corona petugas satuan polisi pamong praja serta aparat Desa Hukum Tua /Lurah untuk bisa membantu Pemerintah melalui pendekatan, sekaligus memberikan teguran kepada warga masyarakat yang tidak mengikuti anjuran Pemerintah," tegas Kapojos kepada JurnalManado.com Selasa (12/4/2020) diruang kerjanya.

Sembari menambahkan,.sebagai legislator Sulut merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (pemda) dalam hal ini gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw, yang terus melakukan kegiatan dalam memutuskan mata rantai virus corona dengan menyiapkan fasilitas termasuk rumah singgah, Lahan pekuburan bagi pasien corona yang meninggal dunia serta peralatan kesehatan termasuk fasilitas APD bagi tenaga medis.

 Pemprov Sulut, juga telah menyiapkan laboratorium PCR yang sudah ada saat ini dan sementara di gunakan, kunci politisi yang akrab dengan wartawan itu. (tino)
Diberdayakan oleh Blogger.