Panggil Brani, Presiden Ingatkan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

JurnalManado - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendadak panggil Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, Selasa (9/6) di Istana Bogor.

Dikatakan Rhamdani, dalam pertemuan tersebut membicarakan banyak hal terkait nasib pekerja migran Indonesia.

"Pak Presiden mengintruksikan untuk memberikan perlindungan dari ujung rambut sampai unjung kaki kepada mereka (pekerja migran Indonesia)," ujar Benny melalui telpon whatsup pribadinya Selasa (9/6/2020) sore kepada JurnalManado.com

Mantan Senator asal Sulut ini mengatakan, Presiden Jokowi juga memerintahkan untuk memberi pelayanan maksimal, perlindungan
optimal bagi pekerja migran tanah air.

"Pak Presiden Jokowi juga perintahkan saya agar mendorong semua kasus kejahatan terhadap PMI secara hukum dan membereskan paea sindikasi pengiriman PMI secara ilegal," paparnya.

Alasan tersebut, kata Putra Bolaang Mongondouw ini karena pekerja migran Indonesia adalah pahlawan devisa yang memberikan remiten, sumbangan bagi negara.

"Presiden juga memberikan pesan agar pekerja migran hati-hati bekerja di negara lain, selalu berkoordinasi dengan KBRI dan BP2MI. Karena itu sangat penting sekali," tutupnya.(tino)
Diberdayakan oleh Blogger.