Header Ads

Gubernur Minta Pembangunan RSUD Sulut Digenjot

Jurnal Manado - Pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga Kamis (12/08/2020) sudah pada kegiatan pemasangan atau penutupan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi atau Topping Off.

Meski demikian, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada acara ceromony topping off meminta kepada pihak ke tiga untuk dapat memaksimalkan pekerjaan sehingga RSUD dapat selesai tepat waktu.

"Saya minta kepada pihak kontraktor agar dikebut pekerjaannya sehingga dapat segera selesai dan dipergunakan oleh masyarakat," kata gubernur.

Lanjutnya, pembangunan ini ditargetkan bulan desember 2020 selesai. Iapun meminta doa dan suport dari masyarakat Sulawesi Utara agar fasilitas kesehatan ini dapat segera melayani seluruh warga.

"Mohon dukungan dan doa dari masyarakat Sulawesi Utara agar fasilitas kesehatan ini dapat segera melayani seluruh warga. Tuhan Memberkati," tandas orang nomor satu di sulut ini.

Diketahui pembangunan RSUD Provinsi Sulut yang dikerjakan kontraktor PT. Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp. 290.517.416.095 sebagai berikut :

Lokasi pembangunan ini berada di atas lahan sertifikat HGB NO. 352-A 1380531 tahun 1985 dengan luas 38.800 meter persegi.


Untuk luas bangunan RSUD memiliki luas total 38.002 meter persegi.


Tahap pertama pembangunan gedung utama/gedung tower sebanyak 11 lantai dan helipad dilantai 11. Gedung utama berfungsi sebagai ruang IGD, ruang perawatan dan ruang tunggu dengan luas total 33.570,4 meter persegi.

Hadir dalam Topping Off Sekprov Sulut Edwin Silangen, Kadinkes Sulut Debbi Kalalo, Kadinsos Sulut Rinny Tamuntuan, Direktur RSUD Provinsi Sulut Inggrit Giroth dan perwakilan pelaksana proyek RSUD Sulut itu.(man)

Diberdayakan oleh Blogger.