Aktivitas Tombatu Timur Dihentikan, Sumendap : Saya Harap Komunikasi Baik Dan Benar


Jurnal,Mitra -Pasca telah memiliki Klaster yang baru di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), selaku Pemerintah Kabupaten Mitra, dalam hal ini Bupati James Sumendap SH mengambil langkah tegas. Dimana, seluruh aktivitas Pemerintahan di Kecamatan Tombatu Timur dihentikan sementara.


Penegasan tersebut disampaikan Bupati James Sumendap SH, disaat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Mitra, bertempat di Sport Hall Kantor Bupati, Selasa 24 November 2020.


“Saya tidak bisa bayangkan, ada klaster baru di Desa Esandom sana. Klaster pelayan khusus, itu di akibatkan mereka saling bertemu. Sehingga saya dapat laporan ada sekitar 15 orang yang positif Corona,”ujar Sumendap.


Berdasarkan hal tersebut, maka kami menugaskan kepada Sekertaris Daerah David Lalandos, agar sementara waktu rapat-rapat Hukumtua dengan pemerintah dihentikan. Ini khusus buat Kecamatan Tombatu Timur, nantinya akan diadakan pendekatan.


“Langkah awal, kita akan melakukan pendekatan di Gereja yang ada di Esandom raya. Dengan cara komunikasi apa bisa selama sepekan ini segalah aktivitas bergereja jangan dulu,” tuturnya.


Namun Sumendap mengharapkan, harus di komunikasikan dengan baik dan benar. Dikarenakan, sudah ada mantan di jajaran Pemkab suami isteri terkena Corona.


“Karena Itu, ini menjadi perhatian kita bersama. Camat Tombatu Timur, saya tugaskan dikomunikasikan dengan baik dan benar. Meski sekarang ini sudah tidak ada lagi larangan, karena sistem sekarang isolasi mandiri. Memberikan pemahaman saja,”tutur Sumendap.


Iapun menambahkan, langkah tersebut demi mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mitra.


“Kepada pemerintah setempat, pemuka agama. Agar supaya ini tidak melebar kemana-mana, karena itu jadi perhatian kita bersama. Karena itu khusus Tombatu Timur seluruh kegiatan rakor-rakor, Sekolah, BPD dihentikan sementara. Sampai ada pemberitahuan dari Pemerintah Kabupaten lebih lanjut,”tutup Sumendap. (hak)

Diberdayakan oleh Blogger.