Halangi Penanganan Pencegahan C19, Oknum Kepsek MS Beralasan Hindari Swab


Jurnal,Mitra - Komitmen Pemerintah Kecamatan Tombatu Timur untuk penanganan dan pencegahan Virus Covid 19 dengan serius sesuai intruks.


Kepala kecamatan Tombatu Timur Olvy Tambajong mengintruksikan semua jajaran kecamatan untuk melakukan Rapid Test termasuk guru-guru.


Rabu 2/12/2020 bertempat di kantor Camat semua guru di wilayah kecamatan Tombatu Timur dilakukan Rapid Test, informasi yang diketahui dari Tim medis dalam melakukan Rapid Test ada sekitar 10 guru yang Reaktif dan langsung di Swab untuk penanganan lanjutan, sangat disayangkan Oknum MS (52) Kepsek SD menghindari dengan beralasan untuk ke Ibukota Ratahan karena Tugas, setelah dikonfirmasi Oknum Kepsek SD tersebut melakukan kegiatan rapat dengan guru dan komite di sekolahnya, padahal diketahui sekolah SD tersebut adalah Zona Merah mengingat ada 4 yang positif dan 1 meninggal.


Kepala Kecamatan Tombatu Timur Olvy Tambajong ketika dikonfirmasi menyayangkan sikap oknum MS teesebut yang mengabaikan Penanganan dan Pencegahan Virus C19."Saya berharap instansi terkait dalam hal Dinas Pendidikan dapat mengambil mengambil tindakan tegas kepada kepsek tersebut," tukasnya.


warga masyarakat Tombatu Timur juga menyesalkan sikap kepsek yang mengabaikan Protokol Kesehatan."Seorang pendidik aplagi kepsek harusnya jadi teladan, ini tindakan yang tidak baik ditengah upaya pemerintah dalam memutus rantai Virus C19," ujar Chris.


Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Helny Ratuliu ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa setelah dilakukan Rapid Test dan hasilnya reaktif maka dilakukan tahapan lanjutan yaitu Swab."Sesuai Protap maka yang bersangkutan harus melakukan Swab,nanti akan dikoordinasikan, jika oknum tersebut tidak mengindahkan maka kami akan di jemput bersama TNI dan Polri," Tegasnya.(hak)

Diberdayakan oleh Blogger.