Iklan

November 4, 2022, 16:49 WIB
Last Updated 2022-11-04T23:49:03Z
Politik

Boy Tumiwa Prihatian Anggaran Bapelitbang Minim


JurnalManado - Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Boy Tumiwa SH mengatakan, peningkatan sektor perekonomian masyarakat diragukan. 


Badan penelitian dan pengembangan (Bapelitbang) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) penyumbang penelitian guna meningkatkan mutu ternyata anggaran yang diplot  minim.


"Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provonsi Sulut ingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Untuk tetap memperhatikan Badan ini karena anggarannya sangat minim.


 Ia menambahkan, produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bersaing dengan daerah lain.


"Misalnya dorang bekeng kripik dan sebagainya, adakah penelitian. Kemarin Komisi III rapat dengan Balitbang yang sebentar lagi menjadi BRIDA (Badan Riset Daerah), bagaimana mo maju dorang pe anggaran penelitian cuma 140 juta rupiah," kata Tumiwa yang juga Politisi PDIP Sulut dengan dialeg Manado kepada JurnalManado.com pekan lalu.


"Selain itu, di pertanian apa yang mau diteliti, satu tahun yang lalu kita kekurangan bibit dan pupuk, saya sampaikan tingkatkan anggaran dalam penelitian sehingga dorang bisa teliti atau bekeng pupuk sendiri nyada mo beli di toko tapi hari ini anggaran Balitbang hanya 140 juta rupiah.


 Seharusnya torang so ada pisang Manado, nenas Manado, bukan lagi nenas Bangkok dan sebagainya," ujarnya.


Ditambahkannya, Manado sudah terkenal dengan produk UMKM, akan tetapi sekarang hilang. 


"Di tingkat nasional Ibu Ketua Umum PDIP penasehat lembaga penelitian di negara ini. BRIDA tinggal penyesuaian aturan, kong torang di sini notabene fraksi pemenang. 


Untuk menunjang penelitian yang ditetapkan, berat dengan anggaran hanya 140 juta rupiah," kuncinya.(tino)