Iklan

January 27, 2026, 03:56 WIB
Last Updated 2026-01-27T11:56:27Z
DinamikaNasionalUtama

Gubernur Lemhannas: Fondasi Generasi Hebat Dibangun dari Keluarga

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si

Jurnal Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan bahwa generasi yang hebat hanya dapat dibangun melalui fondasi keluarga yang kuat.


“Sebuah generasi yang hebat dibangun dari fondasi keluarga. Kehadiran keluarga sangat dibutuhkan sebagai landasan utama pembangunan bangsa,” ujar Ace saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Lemhannas RI Tahun 2025 di Gedung Pancagatra Lemhannas RI, Selasa (27/1).


Ace menilai tema kegiatan “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” sangat relevan dengan kondisi peradaban global saat ini. Menurutnya, keluarga memiliki peran fundamental dalam menanamkan nilai keimanan, moral, karakter, disiplin, nasionalisme, serta semangat kebangsaan.


“Keluarga yang sehat, kuat, dan berkarakter akan melahirkan pribadi-pribadi unggul yang pada akhirnya menentukan kekuatan ketahanan nasional,” imbuhnya.


Ace menjelaskan bahwa tantangan dunia saat ini turut dipengaruhi oleh struktur demografi yang didominasi oleh generasi Z, milenial, dan generasi alpha. Potensi besar generasi tersebut, menurutnya, hanya dapat berkembang optimal apabila ditopang oleh sistem keluarga yang kokoh.


Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga sebagai sekolah pertama dan utama dalam pembangunan sumber daya manusia, guna memperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.


“Penting bagi kita semua untuk memperkuat ketahanan keluarga demi memperkokoh ketahanan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian,” tegas Ace.


Dalam kesempatan tersebut, Ace juga mengajak seluruh pegawai Lemhannas RI menjadikan momentum Natal sebagai refleksi diri untuk mempererat keharmonisan keluarga, meneguhkan etos kerja, serta menjaga persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan.


Pada perayaan tersebut, Pendeta Jemaat Gereja POUK Dian Kasih Cimanggis, Pdt. Samuel Adi Perdana, menyampaikan pesan bahwa karya keselamatan hendaknya disambut dengan rasa syukur agar manusia dapat menemukan kebahagiaan sejati.


“Dari rasa syukur kita menemukan hidup yang bahagia. Dengan semangat syukur itulah kita diajak membangun keluarga yang dipenuhi kasih Kristus, sehingga kehidupan bangsa dapat ditransformasi,” ujar Pdt. Samuel.


Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Ciputat Gereja Santo Nikodemus, Rm. Aloysius Susilo Wijoyo, Pr, dalam renungan Natalnya menegaskan bahwa orang beriman tidak boleh kehilangan harapan. Ia menyampaikan bahwa keluarga merupakan gereja dasar yang harus dijaga dengan hati yang lapang, sikap saling memaafkan, serta doa kepada Tuhan agar menjadi keluarga yang bijaksana.


Menutup sambutannya, Ace menyampaikan bahwa Natal mengajarkan optimisme dan harapan, bahkan di tengah keterbatasan.


“Yesus Kristus memberikan teladan bahwa kita harus menjadi cahaya. Sekecil apa pun cahaya itu, jika menyinari, mampu melawan kegelapan. Demikian pula keluarga yang kuat akan melahirkan bangsa yang kuat,” pungkasnya.


Perayaan Natal Lemhannas RI Tahun 2025 dihadiri oleh 460 peserta yang berasal dari unsur Organik Lemhannas RI, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI AD, Korps Brimob Polri, Pusjianstra TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dewan Pers, serta Perpustakaan Nasional.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Edwin S.H., M.Han., M.H.; Sekretaris Utama Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S., M.Si.; Deputi Pendidikan Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.; Plt. Deputi Kebangsaan Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, S.E.; Plt. Deputi Pengkajian Strategik Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M.; para pejabat struktural, serta tenaga ahli pengajar, pengkaji, dan profesional Lemhannas RI.


Sebagai rangkaian kegiatan Natal, Lemhannas RI juga telah melaksanakan anjangsana dan pemberian tali asih kepada panti asuhan, keluarga terdampak bencana, masyarakat yang sakit, serta keluarga yang mengalami kedukaan pada Kamis, 22 Januari 2026.

(*)