Iklan

April 30, 2026, 00:00 WIB
Last Updated 2026-04-30T07:00:27Z
BitungDinamikaPemerintahanUtama

Infrastruktur Jalan Mulus, Investasi di KEK Bitung Tembus Rp10,5 Triliun


Jurnal Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Kementerian PUPR dalam memacu pembangunan infrastruktur jalan di Sulawesi Utara. 

Aksesibilitas yang semakin mumpuni dinilai menjadi magnet utama yang mendongkrak minat investor untuk masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.


Yulius menegaskan, konektivitas jalan yang baik adalah kunci daya saing daerah. Saat ini, realisasi investasi di KEK Bitung dilaporkan telah menyentuh angka Rp10,5 triliun dan diprediksi akan terus merangkak naik.

"Dengan akses yang semakin terbuka, investor kini mulai bersaing masuk ke Bitung. Ini adalah momentum krusial bagi percepatan pertumbuhan ekonomi kita," ujar Yulius di sela kunjungan kerjanya di KEK Bitung, Kamis (30/4/2026).

Pemerintah Provinsi Sulut kini tengah serius menggarap strategi hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Salah satu langkah konkret yang sedang disiapkan adalah pembangunan pabrik pengolahan pala hasil kolaborasi pemerintah daerah dengan pihak ketiga.

Menurut Gubernur, sektor unggulan seperti pala dan perikanan selama ini belum tergarap maksimal di dalam negeri. 

"Ke depan, KEK Bitung harus menjadi pusat industri pengolahan. Pabrik pala ini akan menjadi milik Bitung dan menjadi bukti nyata hilirisasi di daerah," tegasnya.



Selain faktor infrastruktur jalan, efisiensi arus logistik menjadi daya tarik lain. Yulius menyoroti perubahan tren di mana aktivitas ekspor-impor kini mulai beralih langsung melalui Pelabuhan Bitung, tanpa harus bergantung lagi pada pelabuhan di Surabaya.

Transformasi ini membuat daftar tunggu (waiting list) investor, terutama di sektor perikanan, semakin panjang. 

Pemerintah Provinsi menargetkan KEK Bitung tidak hanya menjadi kawasan industri, tetapi juga pusat (hub) logistik utama di kawasan timur Indonesia.

"KEK adalah wajah daya saing Sulawesi Utara. Kita dorong Bitung menjadi simpul ekspor-impor yang kuat untuk memperkokoh posisi kita di kancah nasional maupun global," pungkasnya. 



 (postman)