Iklan

April 30, 2026, 02:09 WIB
Last Updated 2026-04-30T09:09:11Z
Mitra

Ny. Dena Handoko Mengikuti Doa Bersama Dalam Rangka HUT Ke 46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026


Jurnal,Mitra - Ketua Bhayangkari Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Ny. Dena Handoko Mengikuti Doa bersama dalam rangka HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) tahun 2026, yang bertema "Bersama Dalam Doa, Mengabdi dengan Hati", digelar serentak di berbagai daerah dengan doa lintas agama.

 

Kegiatan Doa bersama bertujuan mempererat silaturahmi, memohon keberkahan, serta menjadi simbol persatuan, kepedulian sosial, dan pengabdian tulus.


Berfokus pada penguatan semangat dan kebersamaan, Doa Lintas Agama ini sebagai wujud kebersamaan di tengah perbedaan. "Doa bersama ini menjadi momentum refleksi untuk meningkatkan peran YKB dalam bidang pendidikan dan sosial, Kami di Kabupaten Mitra mengikuti Doa Bersama jam 10 Pagi bagi Umat Muslim dan Jam 11 bagi umat Kristiani," ujar Istri tercinta Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han.


Doa bersama menyampaikan pesan spiritual yang menekankan pentingnya iman, pengabdian, serta nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. "Ketua Pembina YKB Ny. Juliati Sigit Prabowo dalam arahannya kepada kami, bahwa doa bersama lintas agama ini menjadi sumber energi moral bagi seluruh anggota yayasan untuk terus berkontribusi secara positif bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan generasi muda Indonesia," jelas Ny. Dena Handoko.


Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han. "Melalui Doa bersama ini diharapkan memberi inspirasi dan kekuatan batin agar kita terus berbuat yang terbaik, juga bagi generasi penerus bangsa. Kekuatan utama dalam pengabdian adalah iman dan ketakwaan, semangat pelayanan dan kepedulian sosial perlu terus dijaga sebagai bagian dari panggilan kemanusiaan," tutur Kapolres.


Kegiatan doa bersama lintas agama ini tidak hanya menjadi bagian dari seremoni peringatan hari jadi, tetapi juga mencerminkan komitmen YKB dalam merawat nilai toleransi, persatuan, dan spiritualitas di tengah dinamika kehidupan sosial Indonesia yang majemuk.(hak)