Iklan

April 13, 2026, 05:21 WIB
Last Updated 2026-04-13T12:21:10Z
Mitra

TPP PKK Kabupaten Mitra Gelar Penilaian Lomba Duta Stunting Bagi Remaja Tingkat Provinsi Sulut


Jurnal,Mitra - Tim Pengerak (TP) PKK Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melaksanakan Kegiatan Penilaian Lomba Duta Stunting bagi Remaja Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026 di Legislatif Soekarno Hall DPRD, Senin 13/4/26.


Pada kesempatan tersebut Kegiatan dibuka Ketua TP PKK Kabupaten Mitra Ny Stefa Kandoli Antou yang diwakili Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mitra Ny Sandra Tuda Kindangen.


Dalam sambutannya Istri Wabup Fredy Tuda menyampaikan kegiatan Penilaian Lomba Duta Stunting bagi Remaja Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 dilaksanakan oleh TP PKK dan Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut. "Pentingnya pengetahuan tentang Stunting, Karena Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dari standar usianya. Stunting umumnya disebabkan oleh kurangnya nutrisi, infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi psikososial. Stunting dapat berdampak negative pada Kesehatan dan perkembangan anak dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Stunting merupakan permasalahan Kesehatan anak di Indonesia yang perlu diperhatikan termasuk di daerah kita Provinsi Sulut khususnya di Kabupaten Mitra," ungkap Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mitra Ny. Sandra Tuda Kindangen.


Oleh karena itu Kepala Dinas P3A Kabupaten Mitra itupun menjelaskan Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting telah menjadi program nasional, yang dalam upaya tersebut perlu adanya dukungan lintas sektor agar target yang telah ditetapkan oleh pemerintah itu bisa tercapai. Kolaborasi ini meliputi unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, Masyarakat dan media, menjadi salat satu kunci dalam Upaya percepatan penurunan stunting. "PKK sebagai kelembagaan yang besar, dan sebagai organisasi yang terstuktur dari pusat sampai daerah secara konsekuen berketetapan untuk menjadi motor Gerakan Nasional dalam Pemberdayaan Keluarga dan Pemberdayaan Masyarakat, termasuk permasalahan stunting di negara kita. Salah satu program yang dilaksanakan yaitu pembentukan duta remaja cegah stunting sebagai salah satu Upaya percepatan penurunan stunting dengan melibatkan Masyarakat atau para remaja," jelasnya.


Untuk itu Ny. Sandra Tuda Kindangen memintakan Para remaja ini perlu dibekali sekaligus diberikan informasi terkait stunting, nutrisi pada Ibu, bayi dan anak, manfaat ASI, cara pengukuran antropometri serta cara konseling remaja untuk pencegahan stunting. "Nantinya dalam kegiatan ini, akan terpilih duta stunting bagi remaja, yang kemudian diharapkan mampu menjadi agen of change minimal di daerah masing-masing. Anak-anak akan mampu memberikan edukasi kepada teman sebaya terkait pencegahan stunting sejak masa remaja, terutama pencegahan kehamilan dan pernikahan usia remaja," pintanya sambil berharap program ini dapat menjadi salah satu cara untuk mempercepat penurunan stunting di daerah kita melalui keterlibatan remaja. "Bagi remaja diharapkan mampu terlibat secara aktif untuk memberikan informasi pencegahan stunting ini kepada rekan sebaya," tutup Ny. Sandra Tuda Kindangen. (hak)