Iklan

May 8, 2026, 14:49 WIB
Last Updated 2026-05-08T21:49:33Z
Mitra

Jajanan Kuliner "Tombatu Ba'Ombong" diserbu Warga, Kumtua Frits Polii : Akan Memberikan Dampak Positif Bagi Pelaku UMKM


Jurnal,Mitra - Kuliner pinggir jalan (street food) terus menjadi tren populer di Indonesia termasuk Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) khususnya di Kecamatan Tombatu pada 2026, ditandai dengan menjamurnya lokasi baru yang viral, menu inovatif dan potensi ekonomi tinggi. 


Adapun Lokasi di Pusat Kota Tombatu tepatnya di Samping Gereja GMIM Sentarum Sion Tombatu menjadi pusat kuliner yang ramai dikunjungi. 



Terpantau aneka Jajanan Makanan dan Minuman didominasi oleh makanan dengan sentuhan rasa lokal dan internasional yang unik menyajikan aneka kuliner menggugah selera, mulai dari hidangan pedas hingga jajanan manis yang memanjakan lidah para pengunjung, Jumat 8/5/26.


Pengunjung dapat menikmati berbagai sajian khas yang menjadi favorit warga dengan cita rasa pedas gurih menjadi primadona yang diserbu pengunjung. 


Menurut salah satu pengunjung, Christy Mamahit, suasana di tempat jajanan kuliner sangat ramai dan aneka pilihan makanan yang menarik. "Senang sekali adanya tempat seperti ini, karena sangat membantu kami untuk mendapatkan hiburan dengan suasana yang menyenangkan," ujarnya antusias.


Senada diungkapkan Utje Tampinongkol bahwa adanya kuliner seperti sudah tidak perlu lagi jauh-jauh untuk mencari tempat yang menyenangkan bersama keluarga. "Tentu kami Sangat terbantu, karena tidak perlu jauh lagi untuk mendapatkan tempat menyenangkan seperti yang ada di Tombatu ini," ucapnya.


Sementara itu Hukum Tua Desa Tombatu Tiga Tengah Frits Polii membeberkan bahwa inisiatif dari pelaku usaha ini akan segera diupayakan untuk dijadikan tempat wisata kuliner baru. "Bapak Bupati Ronald Kandoli juga saat ini akan mencanangkan di Kota Ratahan akan dibuat seperti di Tombatu ini yang lebih skala besar, sehingga Keberadaan aneka jajanan kuliner semakin memperkuat bukti Kabupaten Mitra Layak menjadi daerah dengan makanan yang Enak-enak," terang Kumtua.


Dengan adanya kuliner yang ditawarkan di Tombatu, antusiasme masyarakat sangat tinggi. "Selain dijadikan tempat wisata kuliner yang menghibur dan menyenangkan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat identitas kuliner Tombatu. Kegiatan ini tentu akan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), karena potensi Usaha Kuliner tetap menjadi salah satu ide usaha pinggir jalan paling laris dan menguntungkan, terutama dengan modal rendah dan permintaan tinggi," pungkas Hukum Tua Frits Polii.(hak)