JurnalManado - Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi lll Dewan perwakilan ralyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi-Utara (Sulut) bersama stakeholder terkait dalam rangka tundak lanjut hasil konsultasi Komisi lll bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Republik lndonesia di Jakarta
Rapat dengar pendapat (RDP) antara Masyarakat lingkar tambang di pimpin Ketua Komisi lll Berty Kapojos dihadiri Koordinator Komisi Dokter Fransiscus Andi Silangen, itu berlangsung alot dengan menghadirkan Pihak Balai Jalan Nasional (BPJN) Sulut, Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruangan (PUPR) Sulut, Assisten ll Pemprov Sulut, PT MSM, Pemerontah Kota Bitung dsn Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Dalam diskusi, semua anggota Dewan Sulut yang hadir Yongki Liemen, Roy Roring, Tonny Supit, Haslinda Rotinsulu dan Nick Lomban itu semua memberikan penegasan soal status jalan diseputaran lingkar tambang.
Assisten ll Jimmy Ringkuangan menegaskan dalam masalah jalan di lingkar tambang antara masyarakat dan BPJN dan PT MSM mantan Kadis Olahraga menegaskan Pemerintah Provinsi Sulut hadir untuk melihat langsung terkait hal ini.
Sementara itu pihak PT MSM dihadiri Presiden Direktur (Presdir) David Sompie, dan sejumlah petinggi antara lain Margie Gumalang dan Herry Iyo Rumondor dan staf humas PT MSM.
Dihadapan Koordinator, Ketua Komisi lll dan Anggota, Assisten ll, Dinas PUPR, Pemerontah Kabupaten Minut-Kota Bitung dan Masyarakat lingkar tambang mengatakan, terkait perkembangan situasi terkini soal persoalan jalan ini dengan nada tegas dan jelas sehingga semua mendengar akan hal ini.
Sementara itu, Pihak BPJN akan melakukan jalan tersebut, sekaligus bertanggung jawab akan hal ini.
Rencana Selasa Besok Komisi lll akan turun kelokasi tersebut.Dan melihat langsung kondisi dilapangan. (tino)
