Jurnal Manado - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Workshop UMKM Go Global
yang mengangkat tema "Strategi dan Langkah Praktis Memulai Ekspor Bagi UMKM Menembus Pasar Internasional".
Kepala Dinas Perindag Sulut Hendrik Tendean menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sulut untuk terus berinovasi dan berkarya menciptakan produk - produk unggulan yang nantinya boleh di ekspor ke luar skaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut. Pasalnya, saat ini ada sejumlah negara yang ingin berinvestasi produk UMKM di Sulut.
Salah satu produk yang jadi incaran negara Eropa dan Asia yakni produk arang tampurung yang nantinya sistim pengiriman barang langsung Bitung ke negara tujuan.
Meski demikian, Hendrik mengingatkan, semua produk yang di eksport harus berkualitas dan berstandar internasional mengacu pada ketentuan dan mutu produk itu sendiri.
"Ini tujuan kami melaksanakan workshop kepada pengusaha UMKM di Sulut. Bagaimana membuat produk yang berkualitas dan bagaimana cara mengekspor barang.
Dan bagaimana memanfaatkan intensif perdagangan internasional fiskal, sebab kita memasuki perdagangan bebas dimana barang dari luar bisa masuk ke daerah begitu juga sebaliknya, "kata Kadis. Sembari mengatakan Disperindag Sulut siap melakukan pendampingan kepada pengusaha jika dibutuhkan.
Usai memberikan sambutan, dilanjutkan dengan pembukaan workshop oleh Kadis Didampingi Kabid Perdagangan Luar Negeri Rico Lasut.
Usai itu dilanjutkan dengan diskusi pelaku UMKM dengan Bea Cukai dan Bank Indonesia.
(postman)