Iklan

1 Juli 2026, 21:14 WIB
Last Updated 2026-07-02T04:14:17Z
MitraUtama

Polres Mitra Laksanakan Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun


Jurnal,Mitra - Polres Minahasa Tenggara (Mitra) melaksanakan Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Tahun yang digelar Lapangan Kantor DPRD, Rabu 1/7/26.


Pada Upacara tersebut Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han,, mengawali dengan memeriksa pasukan dan dilanjutkan dengan menyerahkan penghargaan masa tugas kepada anggota Polres serta membacakan sambutan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Tema peringatan hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026 ini adalah “80 Tahun mengabdi, Polri Untuk Masyarakat”. “Saya sebagai Presiden RI menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri dimana pun saudara saudara bertugas. Saya juga menyampaikan apresiasi tertinggi dari negara serta ucapan terimakasih atas kerja keras, pengabdian dan pengorbanan yang telah saudara saudara tunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah,” ucap Kapolres.


Dilanjutkan Kapolres Tema tersebut mengandung makna bahwa kepolisian negara Republik Indonesia dalam seluruh perjalanan pengabdiannya bermuara pada satu tujuan luhur yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini berarti bahwa seluruh pengabdian polri diarahkan untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. “Kita sadari bersama bahwa, bangsa Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional, tentunya tidak dapat lepas dari pengaruh geopolitik global. Dinamika global saat ini yang diwarnai oleh rivalitas kekuatan besar, perang siber, kejahatan transnasional dan ketidak pastian ekonomi dunia sebagai dampak adanya perang Amerika Serikat, Israel dengan Iran,” terangnya.


Dengan Menyikapi perkembangan situasi geopolitik global maupun regional yang semakin dinamis saat ini, menjadikan tantangan yang serius bagi institusi Polri, khususnya dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas. Kejahatan yang berevolusi cepat seiring kemajuan teknologi informasi serta tingginya ekspektasi publik terhadap Polri, menuntut polri untuk mampu beradaptasi dan merespon secara cepat setiap tuntutan publik. "Dalam menghadapi hal tersebut, Polri tidak lagi bekerja secara reaktif, melainkan harus mampu bergerak secara prediktif dan adaptif dalam merespon dampak adanya dinamika global serta menjawab setiap tuntutan publik. Polri harus mampu membaca, mengadaptasi dan merespon setiap perubahan serta tuntutan publik yang semakin tinggi harapannya terhadap keberadaan polri selain itu Suksesnya beberapa program pemerintah tentunya tidak terpisahkan dari peran penting kepolisian dalam mengawal agenda strategis nasional diantaranya dukungan terhadap program makan bergizi gratis yang diwujudkan melalui pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebanyak 1.179 unit dari target 1.500 Unit. “Dukungan terhadap program swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung dengan total lahan seluas 651.196 Hektar yang berhasil mendongkrak produksi jagung nasional sebesar 9% atau setara 1,36 Juta Ton, penegakkan hukum terhadap kejahatan yang merusak moral bangsa dan memicu kebocoran keuangan negara, seperti kejahatan narkoba, penyelundupan dan judi Online, program penyediaan rumah bagi PNPP dan masyarakat dimana polri telah berhasil meresmikan 10.905 unit hunian dari rencana pembangunan 15.923 unit serta menjaga stabilitas keamanan untuk investasi dan hilirisasi melalui pengamanan pada proyek strategis nasional, kawasan industri hilirisasi serta ladang ladang energi, tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks. Selain dihadapkan pada dinamika kejahatan yang bersifat multidimensional, polri juga dituntut melakukan reformasi birokrasi Polri sebagai wujud nyata dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. "Dengan telah disahkannya undang-undang Polri yang baru hendaknya dapat menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri di manapun bertugas untuk melakukan pembenahan pembenahan baik di bidang pembinaan secara internal institusi Polri ataupun bidang operasional guna menjawab dinamika perkembangan zaman dan tuntutan publik. Momentum hari Bhayangkara yang ke-80 ini saya perintahkan kepada seluruh jajaran kepolisian negara Republik Indonesia untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh. Saya ucapkan selamat hari Bhayangkara ke-80 jadilah insan Bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia panggilan untuk menjadi anggota Polri yang lebih baik lebih profesional dan lebih bermanfaat. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” tutup Kapolres AKBP Handoko Sanjaya S.I.K,M.Han.


Sementara itu Bupati Ronald Kandoli dalam syukuran Hari Bhayangkara ke 80 tahun 2026 berharap akan semakin memperkuat sinergi antara jajaran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh unsur Forkopimda demi menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Mitra. “Sinergitas ini tentu akan mewujudkan kolaborasi langsung dalam pelayanan masyarakat, menjaga stabilitas keamanan, dan mendukung pembangunan daerah. Karena itu, saya selaku Bupati Mitra bersama Jajaran menyampaikan Selamat Hari Bhayangkara ke 80 tahun,,” ungkap Bupati Ronald Kandoli.


Upacara Hari Bhayangkara Ke 80 Tahun dihadiri Bupati Mitra Ronald Kandoli didampingi Ketua TP PKK Ny. Stefa Kandoli Antou, Wakil Bupati Fredy Tuda didampingi Wakil Ketua TP PKK Ny. Sandra Tuda Kindangen, Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng Fajar Santoso. Perwakilan Kejari Minsel Kepala Seksi Intelijen Sonny Arvian Hadi Purnomo SH, MH, Perwakilan Pengadilan Negeri Tondano Ingriany Supit SH, Ketua DPRD Kabupaten Mitra Sophia Antou SE, Ketua Cabang Bhayangkari Polres Mitra Ny. Dena Handoko, Serta Pejabat Eselon II Pemkab Mitra serta tamu undangan lainnya.(hak)