IMI Sulut Bentuk Tim Khusus Investigasi lnternal lnsiden Drag Race Kotamobagu
JurnalManado - Pengurus Daerah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas insiden kecelakaan yang terjadi dalam kegiatan Kejuaran Daerah (Kejurda) Open Turnamen TIDAR Drag Race Kotamobagu Championship 2026, Minggu, 9 Agustus 2026, di sirkuit non-permanen Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.
Insiden tersebut terjadi ketika salah satu peserta lomba pada kategori FFA (Free For All) mengalami kendala pada kendaraan saat memasuki area akhir perlombaan. Kendaraan kemudian kehilangan kendali, bergerak ke sisi kiri lintasan dan menabrak pembatas di sekitar area penonton.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah masyarakat yang berada di sekitar arena perlombaan menjadi korban, dengan adanya korban meninggal dunia dan korban yang mengalami luka-luka.
Atas musibah tersebut, IMI Sulawesi Utara menyampaikan sikap resmi sebagai berikut:
1. IMI Sulut menyampaikan duka cita yang mendalam
Pengurus Daerah IMI Sulawesi Utara menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga korban yang meninggal dunia.
IMI Sulut menyampaikan doa dan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga seluruh keluarga korban diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Kepada para korban yang mengalami luka-luka, IMI Sulut berharap agar memperoleh penanganan dan pelayanan medis secara maksimal, sehingga dapat segera memperoleh kesembuhan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Bagi IMI Sulut, keselamatan dan kemanusiaan adalah hal yang utama.
2. IMI Sulut mendukung penuh proses penanganan aparat penegak hukum (APH)
IMI Sulawesi Utara menyatakan mendukung sepenuhnya proses investigasi dan penegakan hukum yang dilakukan oleh Kepolisian maupun aparat penegak hukum lainnya terhadap peristiwa tersebut.
IMI Sulut siap memberikan informasi, dokumen dan keterangan yang diperlukan oleh aparat penegak hukum sepanjang berkaitan dengan kewenangan organisasi serta pelaksanaan kegiatan olahraga otomotif dimaksud.
IMI Sulut percaya bahwa proses hukum harus dilakukan secara:
objektif, profesional, transparan, proporsional dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah.
IMI Sulut juga menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menentukan ada atau tidaknya unsur kesalahan maupun pertanggungjawaban hukum dari pihak-pihak yang terkait berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan.
3. IMI Sulut telah membetuk Tim Khusus untuk investigasi internal
Sebagai bentuk tanggung jawab organisasi, Pemprov IMI Sulawesi Utara telah membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi internal atas peristiwa tersebut.
Tim khusus tersebut akan melakukan penelaahan dan pengumpulan informasi secara menyeluruh terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dan terjadinya insiden.
Investigasi internal antara lain akan mencermati:
pelaksanaan perlombaan;
kondisi dan kesiapan lintasan;
sistem keselamatan perlombaan;
posisi dan pengaturan penonton;
kondisi serta pemasangan pagar/barrier;
zona aman penonton;
pelaksanaan tugas Pimpinan Perlombaan;
pelaksanaan tugas Pengawas Perlombaan;
pelaksanaan tugas petugas lomba lainnya;
kesiapan tenaga medis dan evakuasi;
sistem pengamanan kegiatan;
kewajiban dan tanggung jawab penyelenggara/panitia;
koordinasi antara penyelenggara, IMI dan pihak keamanan;
serta faktor-faktor lain yang mempunyai hubungan dengan terjadinya insiden.
Tim tersebut juga akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan, termasuk perangkat perlombaan, penyelenggara/panitia dan pihak lain yang dipandang mengetahui rangkaian peristiwa.
Investigasi internal IMI Sulut bukan untuk mengambil alih kewenangan Kepolisian.
Investigasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi untuk memperoleh fakta secara objektif, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan regulasi olahraga otomotif, serta memastikan adanya perbaikan sistem keselamatan untuk kegiatan-kegiatan berikutnya.
4. IMI Sulut akan menelaah laporan pimpinan dan pengawas perlombaan
IMI Sulut juga akan melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap laporan Pimpinan Perlombaan dan Pengawas Perlombaan mengenai pelaksanaan kegiatan dan kronologi insiden.
Penelaahan tersebut diperlukan untuk mengetahui secara objektif:
1. bagaimana perlombaan dilaksanakan;
2. bagaimana kondisi lintasan sebelum perlombaan;
3. bagaimana sistem pengamanan lintasan;
4. bagaimana posisi penonton;
5. bagaimana pelaksanaan prosedur keselamatan;
6. bagaimana tugas masing-masing petugas lomba dilaksanakan;
7. tindakan apa yang dilakukan sebelum dan sesudah insiden;
8. serta apakah terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif.
IMI Sulut menegaskan bahwa setiap pihak harus dinilai berdasarkan tugas, kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing, bukan semata-mata berdasarkan jabatan atau kedudukannya dalam kegiatan.
5. IMI Sulut minta penyelenggara dan tim peserta memberikan perhatian nyata kepada korban
IMI Sulut meminta kepada penyelenggara/panitia kegiatan dan tim balap dari peserta yang terlibat dalam insiden untuk menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial serta kemanusiaan kepada para korban dan keluarga korban.
Perhatian tersebut diharapkan diberikan secara nyata, termasuk terhadap kebutuhan korban yang sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit, keluarga korban yang meninggal dunia, serta korban yang menjalani proses pemulihan.
IMI Sulut memandang bahwa di tengah proses hukum yang sedang berjalan, kepedulian terhadap korban dan keluarga korban tidak boleh diabaikan.
Proses hukum penting, tetapi nilai kemanusiaan juga harus menjadi perhatian bersama.
6. Keselamatan harus menjadi prioritas utama
Insiden ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam olahraga otomotif untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.
IMI Sulut menegaskan:
Keselamatan bukan sekadar bagian dari perlombaan. Keselamatan adalah syarat utama terselenggaranya olahraga otomotif.
Karena itu, evaluasi akan diarahkan terhadap berbagai aspek keselamatan, antara lain:
kelayakan dan kesiapan lintasan;
barrier/pagar pengaman;
jarak aman penonton;
zona keselamatan;
pengaturan akses penonton;
marshal dan petugas lintasan;
tenaga medis;
ambulans;
jalur evakuasi;
sistem komunikasi;
kesiapan emergency response;
serta koordinasi dengan aparat keamanan.
IMI Sulut berkomitmen agar setiap kegiatan olahraga otomotif di Sulawesi Utara ke depan semakin profesional, tertib, aman dan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
7. IMI SULUT MENGIMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI INFORMASI YANG BELUM TERKONFIRMASI
IMI Sulut mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi, spekulasi maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarluaskan secara masif video maupun foto korban dan detik-detik terjadinya kecelakaan, terutama materi yang dapat menimbulkan trauma bagi keluarga korban maupun mengganggu proses investigasi.
IMI Sulut mengajak seluruh pihak untuk menghormati korban dan keluarganya dengan mengedepankan:
empati, kemanusiaan, ketenangan dan tanggung jawab.
IMI Sulut: Jangan menghakimi, biarkan fakta dan hukum yang menjawab
IMI Sulut memahami bahwa peristiwa ini menimbulkan keprihatinan dan pertanyaan besar di tengah masyarakat.
Namun demikian, IMI Sulut meminta semua pihak untuk tidak melakukan penghakiman atau menyimpulkan kesalahan pihak tertentu sebelum proses investigasi dan penegakan hukum selesai.
Penentuan ada atau tidaknya kesalahan serta pertanggungjawaban pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.
IMI Sulut juga menegaskan bahwa setiap orang harus ditempatkan sesuai dengan tugas, kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing.
Dengan demikian, tidak boleh ada pihak yang secara serta-merta dibebankan pertanggungjawaban hanya karena kedudukan atau keterlibatannya dalam suatu kegiatan, tanpa terlebih dahulu melihat kewajiban konkret, tindakan atau kelalaian, serta hubungan sebab-akibatnya dengan peristiwa yang terjadi.
IMI Sulut siap kooperatif dan terbuka
IMI Sulut menyatakan siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam hal ini Pihak Kepolisian dan pihak-pihak terkait untuk membantu mengungkap peristiwa ini secara terang dan objektif.
Pada saat yang sama, IMI Sulut akan melakukan evaluasi internal secara profesional dan menyeluruh terhadap seluruh aspek yang menjadi kewenangan organisasi.
"Kami berduka atas jatuhnya korban. Kami memberikan penghormatan dan simpati yang sebesar-besarnya kepada korban dan keluarga korban. Kami mendukung penuh proses hukum dan investigasi yang dilakukan aparat penegak hukum. Secara internal, IMI Sulut juga telah membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan serta aspek keselamatannya."
"Kami tidak ingin berspekulasi ataupun mendahului proses hukum. Biarkan fakta dan alat bukti yang berbicara. Namun kami memastikan bahwa IMI Sulut akan terbuka, kooperatif dan bertanggung jawab dalam menjalankan kewenangan organisasi."
"Ke depan, keselamatan pembalap, official, petugas dan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan olahraga otomotif."
Penutup
Pengurus Daerah IMI Sulawesi Utara menyampaikan kembali rasa duka yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga korban.
IMI Sulut berharap seluruh pihak dapat menahan diri, menghormati proses hukum dan bersama-sama menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan standar keselamatan dan membangun penyelenggaraan olahraga otomotif yang semakin profesional dan bertanggung jawab.
Demikian pernyataan resmi Pengurus Daerah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara.
Pengurus Daerah lMI Sulut
Berty Alan Lumempouw SH
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi
Pemprov IMI Sulawesi Utara
Kuasa Hukum Pemprov IMI Sulut
0811-4341-958 (tl)
