Jurnal,Mitra - Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa (IPPMA) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melaksanakan kegiatan Diskusi Publik Refleksi Sumpah Pemuda dengan tema Penguatan Hak Politik dan Inklusif Demokrasi Generasi Muda, di kantor DPRD kamis 29/10/26.
Ketua IPPMA Mitra Julio Antou menyampaikan bahwa Penguatan hak politik generasi muda (Germud) sangat penting untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan demokrasi. "Melalui diskusi ini, kami IPPMA Kabupaten Mitra Ajak Germud Jaga Kualitas dan Keberlanjutan Demokrasi khususnya di wilayah Kabupaten Mitra. Sesuai Berdasarkan data dari penyelenggara pemilu bahwa Pemilih Berkelanjutan menunjukkan pemulih Germud mencapai lebih dari setengah dari total pemilih," ucapnya yang didampingi Sekretaris IPPMA Mitra Veronika Mangangantung.
Dijelaskan Antou poin-poin penting terkait penguatan hak politik germud adalah pertama Dasar Hukum dan Prinsip Hak Politik seperti Jaminan Konstitusi dan Inklusivitas Politik, kedua Strategi Penguatan Hak dan Kesadaran Politik seperti Pendidikan Politik Berkelanjutan, Literasi Digital dan Penangkal Hoaks danPenolakan Politik Uang, ketiga Peran Strategis Germud seperti Bukan Sekadar Pendulang Suara dan Pengawasan Partisipatif.
Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mitra Chris Rumansi, Bupati Ronald Kandoli yang diwakili Kadispora Hesky Kumesan diikuti perwakilan Organisasi Kepemudaan Se Kabupaten Mitra dan Narasumber Kadisdukcapil Piether Owu serta Ketua KPU Otniel Tamod juga Panelis Ryan Sandang, Lucky Mamahit dan Agus Mawu.(hak)
