Iklan

7 November 2026, 06:15 WIB
Last Updated 2026-11-07T14:15:40Z
PendidikanUtama

Pendaftaran Resmi Ditutup, Enam Kandidat Siap Bertarung Perebutkan Kursi Rektor Unsrat Periode 2026–2030


Jurnal Manado — Penjaringan bakal calon pemimpin Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Rektor secara resmi telah menutup masa pendaftaran pada Kamis, 6 November 2026. Hingga hari terakhir, tercatat ada enam kandidat resmi yang siap bertarung memperebutkan kursi panas Rektor Unsrat untuk periode 2026–2030.
Bursa pemilihan kali ini terbilang sangat menarik karena didominasi oleh figur-figur akademisi perempuan tangguh. Komposisi final pelamar terdiri dari empat srikandi terbaik kampus serta dua petinggi struktural Unsrat saat ini.
Berikut adalah daftar lengkap enam kandidat Bakal Calon Rektor Unsrat berdasarkan urutan pendaftaran mereka:
Prof. Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc. – Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsrat yang juga menjadi pendaftar pertama pada Selasa, 3 November 2026.
Dr. Flora Pricilla Kalalo, S.H., M.H. – Mantan Wakil Rektor II dan Mantan Dekan Fakultas Hukum Unsrat.
Dr. dr. Rocky Wilar, Sp.A., Subsp. Neo(K). – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat.
Prof. Dr. dr. Grace Debbie Kandou, M.Kes. – Guru Besar sekaligus Mantan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat.
Dr. Youla Olva Aguw, S.H., M.H. – Akademisi dan Dosen senior dari Fakultas Hukum Unsrat.
Dr. dr. Theresia M.D. Kaunang, Sp.KJ., Subsp. A.R.(K) – Akademisi terkemuka dari Fakultas Kedokteran Unsrat.
Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor Unsrat menyatakan bahwa karena jumlah pendaftar telah melebihi kuota minimal empat orang, maka agenda perpanjangan pendaftaran otomatis ditiadakan. Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan verifikasi berkas administrasi dan penyampaian visi-misi di hadapan Senat Akademik Universitas.
Sejumlah kandidat yang ditemui usai mendaftar menegaskan komitmen mereka untuk membawa Unsrat menjadi universitas yang unggul di kawasan Asia Pasifik. Menariknya, para calon juga kompak menyatakan bahwa program strategis ke depan akan diselaraskan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. 
Masyarakat kampus kini menanti siapakah yang akan terpilih untuk menakhodai universitas kebanggaan Sulawesi Utara ini menuju Indonesia Emas 2045.