Header Ads

Rakor Bawaslu, Tampung Masukan Sejumlah Organisasi Pers dan Pemantau Pemilu

JurnalManado - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengundang sejumlah stakeholder dalam kegiatan koordinasi terkait Pemilukada 2020.


Diketahui pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang tahapannya sementara berjalan,  berkaitan dengan pentingnya masukan masyarakat termasuk media masa.


Secara terprogram Bawaslu Sulut kumpul tiga organisasi pers konstituen Dewan Pers dilibatkan, yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Sulut dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).


Selain itu, Bawaslu juga mengundang pemantau Pemilu juga ikut dihadirkan.


Komisioner Bawaslu, Kenly Poluan, SPd MPd mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajang bagi pihaknya menampung masukan-masukan yang akan dimasukan dalam rencana strategis mereka.


“Kegiatan ini untuk berkoordinasi antara Bawaslu dan para pemangku kepentingan di Pilkada. Kami melibatkan semua elemen yang kami anggap strategis terutama media massa dan Pemantau Pemilu,” tegas Poluan kepada JurnalManado.com disela sela pembukaan acara di hotel Aryaduta Manado Selasa (17/12/2019).


Disamping itu menurut dia, masukan-masukan yang disampaikan akan dimanfaatkan untuk meng-upgrade rencana strategis pengawasan Bawaslu yang telah disusun sebelumnya.

“Masukan dari AJI, PWI, IJTI dan Pemantau Pemilu. Bisa kami adaptasi akan kami masukan dalam rencana strategi. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan semua elemen, terkait opini dalam melihat masalah-masalah Pilkada,” tandas Poluan sembari menambahkan pihaknya akan melakukan rekapitulasi sehingga akan ada indikator yang mengukur kinerja mereka.


Turut hadir dalam kegiatan  tersebut tiga komisioner Bawaslu, yakni Supriyadi Pangelu, Kenly Poluan, dan Mustarin Humagi. (tino)
Diberdayakan oleh Blogger.