Header Ads

VaSung Perjuangkan Bantuan Beasiswa Untuk Sulut

Jurnal,Mitra - Anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang yang akrab di sapa VaSung diselah-selah  kunjungan Reses di Kabupaten Minahasa Tenggara Sulawesi Utara menyempatkan diri mengunjungi SD Inpres Mundung Desa Esandom Dua Mitra dan melakukan fungsi pengawasan untuk memastikan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2019 sudah diterima oleh oleh orang tua siswa melalui BRI, pada kesempatan tersebut VaSung diterima oleh Kepala  Sekolah Meity Serang dan jajarannya.


Diketahui Untuk Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2019 mendapatkan bantuan 18 ribu lebih beasiswa tambahan  Program Indonesia Pintar (PIP) dari Program Pemerintah.


Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan  disamping melaksanakan kunjungan Reses juga melakukan pertemuan  dengan masyarakat petani di perkebunan  dan rumah aspirasi skaligus memberi bantuan alat dan bibit penunjang pertanian di Desa Esandom Dua.


Pada Reses yang dilakukan di Desa Kuyanga dan Desa Molompar Dua Selatan VaSung menyampaikan  “ Sebelum ada anggota DPR RI dari Sulut yang duduk di komisi X DPR RI program PIP yang di terima siswa se Sulut lewat regular dinas hanya sedikit siswa per tahun , sejak tahun 2018 hingga 2019 ada tambahan beasiswa PIP menjadi  puluhan ribu siswa per tahun melalui jalur aspirasi anggota DPR RI. Tambahan beasiswa PIP ini agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pihak sekolah dan siswa penerima. Mengingat beasiswa ini bisa terlaksana, karena perjuangan pihak kami anggota DPR RI yang duduk di pusat, setelah sebelumnya menerima aspirasi dari stake holder pendidikan di Sulut, agar  mendapatkan bantuan beasiswa tambahan PIP. Karena untuk jumlah penerima PIP yang dilaksanakan pemerintah melalui jalur reguler,  belum mampu menjangkau secara keseluruhan, di Sulut” ujar VaSung , Mitra Jumat (27/12/2019).


Selain itu VaSung juga menghimbau, bantuan beasiswa yang akan diterima siswa melalui PIP ini, agar tidak ada pemotongan oleh pihak sekolah. Mengingat bantuan beasiswa tersebut, diberikan untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi penerima, selama mengikuti jenjang pendidikan-nya.


“Kita berpikir positif saja kepada pihak sekolah agar tidak melakukan pemotongan beasiswa siswa penerima.kecuali untuk kebutuhan siswa yang telah menunggak pembayaran kalau tidak ada tunggakan berikanlah ke siswa untuk keperluan penunjang kelengkapan sekolah seperti seragam ,sepatu dan lain lain ,” ungkap VaSung menambahkan


Lebih jauh dijelaskan Anggota DPR RI dari Dapil Sulut ini menjelaskan, besaran beasiswa yang akan diterima siswa jumlahnya beragam.


Dimana untuk pelajar tingkat SD sebesar Rp. 450.000,-, SMP sebesar Rp. 750.000,- dan SMA/SMK sebesar Rp. 1.000.000,- pertahun.


“Untuk penerimanya memang ada perbedaan sedikit, seperti siswa SMP kelas 1 mendapatkan sebesar Rp. 350.000,-. Begitu juga untuk SMA/SMK kelas 1 Rp. 500.000,-,” terangnya.


Sementara untuk proses pencairannya sendiri diakui VaSung, sangat mudah, dengan pihak sekolah cukup memberikan Surat Keterangan penerima PIP kepada siswa penerima yang dilampirkan dengan Kartu Keluarga-KK-nya, lalu dibawa ke Bank yang telah ditunjuk untuk SD,SMP di BRI sedangkan SMA dan SMK di BNI.


“Saya juga  meminta apabila ada pihak sekolah atau siswa menemukan kendala dalam proses pencairan bantuan beasiswa tambahan PIP ini di Bank, dipersilakan melaporkannya kepada kami melalui tim kami atau langsung  ke Komisi X DPR RI,” tutupnya.(hak)


Diberdayakan oleh Blogger.