Header Ads

Bupati JS Turun Langsung di Posko Satgas C19 Pintu Masuk Mitra

Jurnal,Mitra – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH melakukan sidak di posko satuan tugas (satgas) Covid-19 di perbatasan Gunung Potong, Jumat (17/4/2020).

Setibanya di lokasi perbatasan menggunakan mobil pribadi yang dikendarai sendiri, JS memastikan kinerja penjagaan posko di pagi hari seperti apa.

Dari hasil pantauan, orang nomor satu di Mitra meminta pagar pembatas harus dilepas tepat diperbatasan Kabupaten Mitra dan Minahasa juga fasilitas disetiap posko perbatasan, salah satunya di Gunung Potong ini akan dibenahi.

“Kita mengutamakan pelayanan, meski posko ini untuk pencegahan pengamanan Covid-19, namun ada baiknya ditata agar terlihat rapih dan tak semrawut,” tandas Sumendap.

Kesempatan itu, JS menginstruksikan kepada Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jani Rolos yang ditemani Sekertaris Daerah (Sekda) David Lalandos, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Helny Ratuliu, Kadis Dishub Desten Khatiandago, Kasat Pol PP Jhony Kolinug dan Kadis Sosial Frangky Wowor agar Posko yang disediakan oleh Dinas Pariwisata (Disparbud) berupa kios UMKM yang belum terpakai, digunakan sebagai posko tambahan untuk pemeriksaan kesehatan para pelaku perjalanan.

“Jadi nantinya, akan ada 3 posko untuk pelayanan pemeriksaan bagi para pelaku perjalanan. Disitu akan dipisah, untuk warga Mitra pakai posko sendiri, bagitu pula dengan pelaku perjalanan dari wilayah luar Mitra,” katanya

Hal ini kata dia agar tidak menimbulkan kerumunan yang banyak.

“Nanti untuk jalur kendaraan, harus diberi pembatas jalan, dan ditata serapih mungkin,” tukasnya.

Ia mengatakan juga, disetiap posko sebelum melakukan pemeriksaan harus menyediakan tempat cuci tangan.

“Nanti juga, akan ditambah tempat berteduh bagi para pengguna jalan yang mengantri untuk melakukan pendataan dan pengambilan suhu badan,” ujar JS.

Sementara itu, Ketua Satgas Jani Rolos mengatakan, instruksi tersebut bakal segera dilakukan.

“Instruksi Bupati akan langsung dikerjakan segenap tim yang ada. Selain itu, penjagaan perbatasan akan terus diperketat lagi,” tutur Rolos.

Kadis Kesehatan menambahakan, selain fasilitas akan menambahkan beberapa tenaga medis untuk diperbantukan di posko bila sudah ketambahan 3 posko lainnya.

“Itu akan segera diinstruksikan. Intinya pelayanan prima kepada masyarakat dan pengguna jalan, akan diterapkan sebaik munkin, untuk pencegahan Covid-19,” tutup Ratuliu. (hak)
Diberdayakan oleh Blogger.