Iklan

22 Januari 2021, 21:05 WIB
Last Updated 2021-01-23T05:05:26Z
Bitung

Plh. Danramil 1310/Lembeh Pimpin Evakuasi Tanah Longsor


Jurnal Bitung - Bencana alam gempa yang terjadi semalam dan curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan tanggul milik Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU) longsor dan menimpa teras rumah warga di Lingkungan 02 RT 03 Kel. Posokan Kec. Lembeh Utara, Kota Bitung, (22/1/2021).


Tanah longsor yang terjadi sekitar Pukul 02.30 Wita yang terjadi di Kel. Posokan Ling 02 RT 03 Kec. Lembeh Utara tersebut bermula dari gempa bumi yang terjadi pada tanggal 21 Januari 2021 Pukul 20.23 Wita dengan titik gempa di wilayah Kab. Kepl. Talaud yang berdampak sampai ke wilayah Kota Bitung dan sekitarnya.


Pada tanggal 22 Januari 2021 sekitar Pukul 01.00 Wita telah terjadi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kota Bitung, termasuk di wilayah Lembeh dan sekitarnya.

Pada Pukul 02.30 Wita tanggul Gereja GMPU Kel. Pasokan Kec. Lembeh Utara jebol mengakibatkan longsor dan menimpa teras rumah milik dari Keluarga Buniahe-Salawangi.


Mendengar laporan warga, Plh. Danramil 1310-02/Lembeh Kodim 1310/Bitung Pelda Edyzon Kasenda bersama 3 orang anggota dan Kapolsek Lembeh AKP Arie Nayoan bersama 1 orang anggota langsung mendatangi TKP.


"Mendengar terjadinya tanah longsor di Kel. Posokan, kami langsung datangi TKP dan bersama warga setempat membersihkan material longsor yang menimpa teras rumah warga dengan alat seadanya," ujar Pelda Edyzon Kasenda.


Dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil berupa teras rumah diperkirakan sekitar kurang lebih Rp. 15.000.000,- sedangkan tanggul gereja diperikrakan sekitar kurang lebih Rp. 100.000.000,-.


Hadir dalam kegiatan evakuasi tanah longsor, Kapolsek Lembeh AKP Arie Nayoan, Plh. Danramil 1310-02/Lembeh Pelda Edyzon Kasenda, Lurah Posokan Bpk. Albert Davin, S.Sos., Anggota Koramil 1310-02/Lembeh 3 orang, Anggota Polsek Lembeh 1 orang dan Masyarakat setempat. (T.L)