Iklan

October 19, 2023, 02:34 WIB
Last Updated 2023-10-19T09:34:15Z
MinahasaPemerintahanPendidikanUtama

Kembali, Wagub Steven Kandouw Bagikan KTP dan KIA Gratis Kepada Siswa - Siswi SMAN 1 Tondano


Jurnal Manado - Program Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan (ODSK) melalui Pembuatan Dokumen Administrasi Kependudukan Massal, terus digenjot Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw.

Kali ini, Wagub Kandouw kembali membagikan KTP dan KIA gratis kepada para siswa - siswi di SMAN 1 Tondano, pada Kamis (19/10/2023).



Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw mengucapkan selamat kepada para siswa yang sudah punya KTP. "Sudah memiliki status baru punya KTP, sudah bisa urus SIM. Karena itu jangan salah pergunakan," pintanya.


Selain itu, dia menceritakan, sampai tahun 2040 mengalami bonus demografi. Bonus demografi generasi dimana angkatan kerja dominan. "Kalian semua termasuk bonus demografi," kata Kandouw.


Menurutnya, di Indonesia ini ada 277 juta jiwa penduduk. Yang sarjana hanya 27 juta orang, SMA hanya 50 juta orang dan sisanya 200 juta SMP ke bawah. "Puji Tuhan kalian masuk di 50 juta orang. Jadi kalian harus optimis dari segi persaingan saja sudah mengalahkan 200 juta orang. Mudah-mudahan kalian masuk di 27 juta sarjana. Maka dari itu harus belajar betul betul," ungkapnya.


Wagub Kandouw juga menyebutkan, orang Sulut hanya 1 persen dari penduduk Indonesia yakni 277 juta orang. Bagaimana bersaing, tidak ada cara lain selain meningkatkan SDM. "Karena itu, pak bupati sekretaris, kadis pendidikan dan guru-guru tidak boleh main main dengan pendidikan. Begitu juga adik-adik siswa," katanya.


Dia juga meminta, para siswa jangan ada menghisap rokok, jaga kesehatan. Laki-laki jangan sampai ada yang tato. Begitu juga alkohol. Jangan ada yang minum alkohol. "Ingat baik baik jaga diri anda," imbau Wagub.



Wagub pun berharap, mudah-mudahan mulai Januari Tahun 2024 Pak Gubernur akan membuka nomor rekening bagi kalian semua beserta isinya. Sebab ada 113.000 siswa akan dibukakan rekening. "Dengan tujuan supaya anak-anak gemar menabung tidak boros, supaya gampang diberikan bantuan. Karena itu persiapkan kartu identitas KTP maupun KIA," pungkasnya. (*)